bugar

Kehilangan Memori Wajar atau Tanda Bahaya? Jangan Panik, Begini Cara Mengatasinya!

Kamis, 25 September 2025 | 13:06 WIB
Lupa hal-hal yang kecil adalah wajar, namun jika sering, kamu harus waspada! (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
  1. Makan sehat untuk otak

Pola makan bergizi dengan sayur, buah, ikan berlemak, biji-bijian, dan sedikit makanan olahan sangat mendukung kesehatan otak. Diet Mediterania sering disebut-sebut bisa menurunkan risiko Alzheimer.

  1. Kelola stres

Stres berlebihan bisa merusak bagian otak yang berfungsi untuk memori. Coba latihan pernapasan, meditasi, atau aktivitas yang menenangkan.

  1. Fokus penuh

Kadang, lupa bukan karena memori yang lemah, tetapi karena tidak benar-benar memperhatikan. Jadi, ketika ingin mengingat sesuatu, fokuslah tanpa gangguan.

  1. Gunakan pengulangan

Mengulang informasi dengan jeda waktu tertentu lebih efektif daripada mengulang terus-menerus sekaligus. Misalnya, ulangi setelah satu menit, lalu 10 menit, lalu setengah jam.

Baca Juga: 4 Herbal Terbaik untuk Daya Ingat dan Kesehatan Otak

  1. Tidur cukup

Tidur 7 – 8 jam tiap malam penting untuk mengubah memori jangka pendek menjadi jangka panjang. Tidur yang tidak teratur justru bikin otak sulit mengingat.

  1. Latih otak

Seperti otot, otak juga perlu dilatih. Belajar bahasa baru, main musik, atau mengisi teka-teki bisa melatih otak tetap tajam.

  1. Jaga hubungan sosial

Bersosialisasi dengan teman dan keluarga bisa membuat otak lebih aktif dan sehat. Interaksi langsung jauh lebih bermanfaat daripada hanya lewat layar.

Jadi, kehilangan memori bukan sesuatu yang pasti terjadi seiring bertambahnya usia. Dengan gaya hidup sehat, kemampuan mengingat bisa dijaga lebih lama.

Jadi, jangan panik kalau sesekali lupa. Namun, tetap waspada jika kelupaan mulai mengganggu kehidupan sehari-hari. ***

Halaman:

Tags

Terkini