bugar

Waspada Dengan Perilaku Menjatuhkan di Tempat Kerja. Kenali Tanda-Tandanya dan Cara Mengatasinya!

Senin, 24 November 2025 | 10:15 WIB
Waspada lah jika ada rekan kerja yang berperilaku menjatuhkan rekan kerja lain. Kenali tanda-tadanya! (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Tidak semua komentar pedas atau keputusan yang tidak sesuai harapan kamu berarti seseorang ingin menjatuhkan kamu. Kadang masalah muncul karena ekspektasi yang tidak jelas, cara komunikasi yang berbeda, atau semua orang sedang dalam tekanan.

Cara membedakannya keuda hal tersebut adalah sebagai berikut::

  1. Lihat polanya. Insiden sekali dua kali bisa jadi hanya salah paham. Namun, jika berulang dan konsisten menargetkan kamu, kemungkinan ada niat menjatuhkan.
  2. Perhatikan perubahan sikap. Jika rekan kerja yang biasanya kooperatif tiba-tiba berubah jadi sinis, menutup akses informasi, atau mengabaikan kontribusi kamu, itu tanda kamu harus lebih waspada.
  3. Tanyakan dengan netral. Sebelum berasumsi negatif, kamu bisa:
  • Meminta penjelasan tentang komentar di rapat;
  • Bertanya posisi mereka terkait keputusan yang diambil;
  • Mengonfirmasi ke rekan lain apakah mereka melihat pola yang sama.

Respon dari mereka bisa membantu menentukan apakah ini kesalahpahaman atau masalah yang lebih besar.

Baca Juga: Apa Fase Terkeras dalam Budaya Kerja Menurut Chief Evangelist Canva? Bagaimana Cara Meningkatkan Keterampilannya?

Bagaimana jika masalahnya ada di budaya kerja?

Kadang, bukan individu tertentu yang jadi akar masalah, tetapi sistem perusahaan itu sendiri. Misalnya, budaya kompetisi tidak sehat, kurangnya apresiasi, atau gaya manajemen yang mendorong politik kantor.

Jika perilaku menjatuhkan terjadi di banyak tim dan dibiarkan terjadi, kamu mungkin perlu dukungan lebih luas, seperti dari HR, atasan terpercaya, atau kebijakan formal.

Intinya, perilaku menjatuhkan bisa menghambat perkembangan karier dan berdampak pada kesejahteraan mental. Untuk melindungi diri, kamu bisa melakukan hal berikut:

  • Mencatat insiden penting, dokumentasi itu sangat penting supaya bisa ketemu akar masalahnya;
  • Menjaga hubungan profesional yang sehat;
  • Menyampaikan masalah secara langsung jika memungkinkan;
  • Melibatkan HR jika situasi terus berulang dan merugikan.

Ingat, kamu berhak bekerja di tempat yang mendukung, aman, dan sehat secara emosional. Menjaga diri, bersuara saat perlu, dan menetapkan batasan bukan hanya penting untuk karier, tetapi juga untuk kesejahteraan diri kamu secara keseluruhan. ***

Halaman:

Tags

Terkini