- Gerakan Berulang
Tanpa kita sadar, kita sering melakukan gerakan berulang saat beraktivitas di kantor. Contohnya mengetik, menggunakan mouse, mengoperasikan laptop, memegang telepon
Gerakan kecil yang dilakukan ribuan kali per hari dapat menyebabkan:
- Tendinitis,
- Carpal tunnel syndrome,
- Nyeri pergelangan tangan,
- Nyeri siku (tennis elbow).
Keluhan biasanya muncul perlahan dan sering diabaikan pada tahap awal.
- Stres Kerja
Tak hanya gerakan fisik sebagai penyebab, faktor psikis pun sering menjadi penyebabnya. Ketika seseorang mengalami tekanan pekerjaan, biasanya:
- Otot leher menegang.
- Bahu terangkat tanpa disadari.
- Rahang mengencang.
- Tubuh berada dalam kondisi "siaga".
Jika berlangsung terus-menerus, ketegangan otot dapat berubah menjadi nyeri kronis.
Karena itu musculoskeletal pain bukan hanya masalah fisik, tetapi juga berkaitan dengan faktor psikologis dan lingkungan kerja.
Dan, musculoskeletal pain tidak hanya menyebabkan rasa sakit, namun juga bisa berdampak pada aktivitas kerjamu hang bisa menyebabkan turunnya produktibitas. Dampak-dampak tersebut misalnya konsentrasi menurun, mudah lelah, kualitas tidur memburuk, produktivitas kerja turu, risiko absensi meningkat
Dalam ilmu kesehatan kerja, kondisi ini sering disebut presenteeism, yaitu tetap masuk kerja tetapi performanya menurun karena masalah kesehatan.
Karena itu banyak organisasi kini memandang MSP sebagai isu produktivitas bisnis, bukan sekadar masalah kesehatan individu.
Strategi pencegahan yang efektif agar tidak terkena MSP adalah dengan:
- Tidak duduk terus menerus, maksimal 30 menit duduk, jeda dengan berdiri atau berjalan dan meregangkan tubuh selama 1-2 menit.
- Atur posisi monitor, yaitu bagian atas monitor sejajar dengan mata, jarak dengan mata sekitar satu lengan sehingga tidak perlu menunduk.
- Perkuat otot inti untuk membantu mengurangi beban otot pada tulang belakang dengan latihan rutin seperti plank, bird-dog, atau glute bridge.
- Latihan aerobik rutin seperti jalan kaki cepat, jogging ringan, bersepeda atau berenang.
- Strength training dengan fokus pada kaki, pinggul, punggung, dan bahu agar bisa membantu mengurangi nyeri karena MSP.
***