PejuangKantoran.com - Memilih makanan yang tepat saat sahur penting untuk menjaga kesehatan dan stamina selama berpuasa. Saat berpuasa, tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman selama beberapa jam, sehingga memilih makanan yang tepat saat sahur dapat membantu memberikan energi dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh selama berpuasa.
Makanan yang tepat saat sahur juga dapat membantu menjaga keseimbangan gula darah dan mencegah perut terasa lapar terlalu cepat saat berpuasa. Karbohidrat kompleks seperti roti gandum, oatmeal, dan nasi merah dapat memberikan energi tahan lama dan membantu menjaga kenyang selama berpuasa. Protein seperti telur, tahu, dan tempe dapat membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh.
Selain itu, makanan yang tepat saat sahur juga dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan daya tahan tubuh. Sayuran dan buah-buahan segar yang kaya akan serat, vitamin, dan mineral dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan daya tahan tubuh. Susu, yoghurt, atau keju rendah lemak sebagai sumber kalsium yang baik untuk memperkuat tulang dan gigi.
Baca Juga: Berapa Sendok Teh Gula yang Boleh Dikonsumsi dalam Sehari?
Hindari makanan yang terlalu pedas, terlalu asin, atau terlalu manis, karena dapat mempercepat dehidrasi dan membuat perut terasa tidak nyaman. Pilihlah makanan yang sehat dan seimbang untuk menjaga kesehatan dan stamina selama berpuasa.
Sebaiknya dihindari makanan yang terlalu pedas, terlalu asin, atau terlalu manis saat sahur. Makanan-makanan seperti itu bisa mempercepat dehidrasi dan membuat perut terasa tidak nyaman. Sebaiknya pilih makanan yang mengandung banyak serat, protein, dan karbohidrat kompleks yang dapat memberikan energi tahan lama dan menjaga kenyang selama berpuasa.
Pemilihan Jenis Makanan Saat Sahur
Dosen Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (UNAIR)
Azizah Ajeng Pratiwi SGz MGizi mengatakan, saat sahur seseorang harus makan dengan porsi secukupnya. Sahur bukan berarti makan dengan porsi lebih banyak agar bisa kenyang lebih lama.
Namun sahur dalam hal ini lebih kepada pemilihan bahan makanan yang tepat.
“Kita bisa memilih makanan dengan indeks glikemik yang rendah. Contohnya, beras merah dan roti gandum. Itu biasa kita sebut dengan makanan berkarbohidrat kompleks. Yang mana itu bisa membuat kenyang lebih lama dan lebih baik untuk tubuh karena tidak meningkatkan kadar gula darah secara cepat,” paparnya.
Baca Juga: Bukan Natal, Melainkan Paskah, Hari Raya Terpenting bagi Umat Katolik
Selain itu, sambungnya, saat sahur seseorang juga bisa mengonsumsi sayur dan buah serta lauk-pauk dengan protein tinggi seperti ayam dan telur. Menurut dia, konsumsi sayur dan buah bisa memenuhi kebutuhan vitamin dan serat, sedangkan sumber protein yang baik dan cukup bisa menjaga metabolisme pada tubuh saat berpuasa.
Beberapa makanan yang sebaiknya dihindari saat sahur antara lain: