Coba perhatikan, apakah ketika bangun kamu tidak merasa segar seperti seharusnya? Padahal kamu sudah tidur delapan jam. Jadi, apa yang terjadi?
Kemungkinan kualitas tidurmu terganggu tanpa disadari karena sleep apnea. Ini kondisi umum yang terjadi ketika saluran udara tertutup sebentar di malam hari.
Akibatnya, kamu “kehilangan” napas yang membuat tidur tidak pulas atau bahkan terbangun.
Kondisi ini bisa membuatmu merasa sangat, sangat, sangat lelah di siang hari, lebih lapar, lebih mudah tersinggung, dan lebih rentan terhadap penyakit, seperti flu dan virus lainnya.
Stres
Ini juga dapat membuatmu merasa sangat lelah. Menurut penelitian yang dipublikasikan di BMC Psychiatry, kelelahan umumnya dialami bersamaan dengan stres, terutama stres yang berhubungan dengan tempat kerja.
Baca Juga: Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Kamu Bekerja Lebih dari 40 Jam Seminggu
Stres juga dapat menyebabkan insomnia atau kesulitan tidur. Ketika ini terjadi, kamu akan jauh lebih mudah lelah sepanjang hari. Jika stres dikaitkan dengan depresi, ini juga dapat membuatmu merasa lebih lelah.
Pada dasarnya, kelelahan merupakan gejala umum dari kondisi kesehatan mental.
Menurut penelitian yang dipublikasikan di CNS Drugs, 9 dari 10 orang dengan gangguan depresi mayor mengaku merasakan kelelahan, bahkan hingga sulit melakukan tugas-tugas sederhana, seperti bangun dari tempat tidur dan menyikat gigi.
Masalahnya, kelelahan juga dapat memperburuk depresi sehingga menciptakan siklus gejala yang negatif. (Elga Windasari)