Sambil Doakan Indra Bekti, Mari Kita Kenali Pendarahan Otak, Penyebab dan Gejalanya

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 29 Desember 2022 | 15:44 WIB
Indra Bekti masih dalam perawatan intensif setelah mengalami pendarahan otak. (Instagram @indrabekti)
Indra Bekti masih dalam perawatan intensif setelah mengalami pendarahan otak. (Instagram @indrabekti)

PejuangKantoran.com - Presenter dan penyiar radio Indra Bekti masih dalam perawatan intensif di RS Abdi Waluyo, Jakarta, usai mengalami pendarahan otak tepat di hari ulang tahunnya, Rabu (28/12/2022) pagi.

Indra Bekti ditemukan dalam kondisi pingsan di kamar mandi, di sela-sela waktunya memandu acara Morning Show di V Radio. Setelah dibawa ke rumah sakit, hasil pemeriksaan menunjukkan telah terjadi pecah pembuluh darah yang menyebabkan pendarahan otak.

Dalam dunia medis, pendarahan otak disebut sebagai stroke atau brain hemorraghe. Stroke terjadi ketika aliran darah ke bagian otak terputus atau berkurang secara signifikan. Tanpa oksigen yang dibawa oleh darah, sel-sel otak bisa mati dengan cepat, yang dapat menyebabkan kerusakan otak secara permanen.

Baca Juga: Kalori dalam Bumbu Kacang Pasti Bikin Kamu Pikir-pikir Saat Menyantap Gado-gado dan Sate Ayam!

Ada dua jenis stroke: iskemik dan hemoragik. Sebagian besar stroke adalah iskemik. Sedangkan sekitar 13 persen stroke adalah hemoragik. Stroke hemoragik disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di otak. Jadi, inilah kondisi yang terjadi pada Indra Bekti.

Stroke hemoragik juga disebut perdarahan intraserebral, atau ICH (Intracerebral Hemorrhage). ICH terjadi ketika pembuluh darah pecah, dan darah menumpuk di jaringan sekitar yang pecah. Ini memberi tekanan pada otak dan menyebabkan hilangnya darah ke daerah sekitarnya.

Ada pun stroke iskemik disebabkan oleh kurangnya aliran darah ke jaringan otak. Ini bisa terjadi ketika arteri di otak menyempit karena kondisi seperti aterosklerosis. Bekuan darah dapat terbentuk di arteri yang sempit dan menyumbat aliran darah. Ini disebut trombosis.

Penyebab stroke iskemik lainnya adalah emboli. Ini terjadi ketika gumpalan darah terbentuk di suatu tempat di tubuh dan kemudian berjalan ke otak dan menghalangi aliran darah.

Baca Juga: Manfaat Air Beras untuk Kulit Wajah Sehingga Sering Dipakai dalam Produk Skincare Korea

Stroke bisa besar atau kecil, dan konsekuensinya pasien bisa pulih total atau mengalami kematian. Perawatan medis dengan segera penting dilakukan untuk peluang pemulihan terbaik.

Pencegahan juga penting. Kalau kamu mengendalikan faktor risikonya, kamu bisa sangat mengurangi kemungkinan terkena stroke jenis apa pun.

Penyebab pendarahan otak

Ada dua kemungkinan penyebab pecahnya pembuluh darah di otak. Penyebab paling umum adalah aneurisma. Aneurisma terjadi ketika bagian pembuluh darah membesar akibat tekanan darah tinggi yang kronis dan berbahaya, atau ketika dinding pembuluh darah lemah, yang biasanya bawaan.

Penggelembungan pembuluh darah ini menyebabkan penipisan dinding pembuluh darah, dan akhirnya pecah.

Penyebab ICH yang lebih jarang adalah malformasi arteriovenosa (AVM, arteriovenous malformation). Ini terjadi ketika arteri dan vena terhubung secara tidak normal tanpa kapiler di antara keduanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Healthline

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X