PejuangKantoran.com - Kayu manis, sebagai bumbu aromatik terkenal yang digunakan oleh banyak orang untuk memanggang kue seperti Cinnamon Roll, dan memasak berbagai makanan gurih dalam hidangan India.
Rempah ini berasal dari kulit bagian dalam pohon kayu manis hijau yang ditemukan di Himalaya dan daerah pegunungan lainnya, serta di hutan hujan dan hutan lainnya di Cina selatan, India, dan Asia Tenggara.
Menurut situs web Medical Express, selain rasanya yang unik, kayu manis dapat memiliki khasiat lain yang bermanfaat bagi kesehatan manusia.
Baca Juga: Garchoc, Cokelat Bawang Putih yang Enak Buat Camilan Sehat di Kantor
Penelitian menunjukkan bahwa kayu manis memiliki sifat anti-inflamasi, antioksidan, dan anti-kanker, dan juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Hasil beberapa penelitian ilmiah juga menunjukkan bahwa senyawa bioaktif kayu manis dapat meningkatkan fungsi otak, terutama daya ingat dan pembelajaran, namun hasil tersebut belum dapat dibuktikan secara pasti.
Sekarang, tim peneliti dari Birjand University of Medical Sciences, Provinsi Khorasan Selatan, Iran, telah menyempurnakan penelitian sebelumnya.
Konsumsi kayu manis disebut bisa membantu mengurangi atau mencegah kehilangan memori, serta meningkatkan daya ingat dan pembelajaran.
Apakah kayu manis meningkatkan fungsi otak?
Diterbitkan dalam jurnal Nutritional Neuroscience, penelitian tersebut menyatakan bahwa kayu manis memiliki sifat tertentu yang membantu meningkatkan proses kognitif seperti memori dan pembelajaran.
Kayu manis dan manfaatnya tidak perlu diperkenalkan secara terpisah. Beberapa penelitian di seluruh dunia telah menemukan bukti efek positifnya terhadap berat badan, kadar gula darah, kesehatan jantung, dan banyak lagi.
Baca Juga: Manfaat Sarapan: Bikin Fokus Kerja, Turunkan Berat Badan, Sampai Cegah Depresi
Kini manfaat kayu manis bertambah karena studi baru menemukan bahwa rempah-rempah juga bagus untuk meningkatkan daya ingat kita. Komponen dalam kayu manis, yaitu asam sinamat, eugenol dan cinnamaldehyde, punya efek positif pada fungsi otak manusia.
Para peneliti melakukan dua studi klinis, yang berfokus pada efek konsumsi kayu manis pada orang dewasa muda dan orang dewasa prediabetes (berusia di bawah 60 tahun).
Kelompok pertama diminta untuk mengunyah stik permen karet kayu manis, sedangkan kelompok kedua diminta untuk makan dua gram roti putih yang dicampur dengan kayu manis.
Artikel Terkait
Tim Produksi Film Netflix “Dear David” Terapkan Sistem Kerja dengan Standar Internasional
Nggak Bisa Bahasa Jepang, tapi Travel Blogger Febrian Nggak Khawatir Melancong Sendirian Keliling Jepang
Penjarah di Wilayah Gempa Turki Ditangkap dan Dipukuli Setelah Merampok Properti yang Dilanda Gempa
11 Februari: Hari Orang Sakit Sedunia, Apa yang Bisa Kita Lakukan untuk Memperingatinya?
Survei: 73% Orang Mengaku Tak Suka Merayakan Hari Valentine, dan Alasannya Bukan Karena Jomblo!
Ini Alasan Andien Beri Nama Kedua Anaknya dalam Bahasa Jepang