Hasil penelitian ini menunjukkan:
• Kelompok pertama (dewasa muda) mengalami peningkatan fungsi kognitif dan memori. Mereka juga mengalami penurunan gejala kecemasan.
• Kelompok kedua (pra-diabetes) memiliki sedikit atau tidak ada perubahan fungsi kognitif.
Meskipun para peneliti menemukan kayu manis dan senyawanya punya efek menguntungkan pada kognisi dan pembelajaran, mereka menyatakan perlu dilakukan lebih banyak penelitian.
Mereka berharap studi yang dilakukan selanjutnya bisa berfokus pada dampak kayu manis pada otak. Tujuannya untuk menyelidiki potensinya untuk memperlambat kerusakan kognitif dan meningkatkan kesehatan otak secara keseluruhan.
Berapa banyak konsumsi kayu manis yang dibutuhkan?
Nah, berdasarkan hasil penelitian tersebut, coba masukkan kayu manis dalam makanan kamu sehari-hari untuk menikmati manfaatnya secara maksimal.
Baca Juga: Jangan Pernah Lagi Makan Siang di Meja Kerja, Ini Bahayanya!
Peneliti menyarankan dosis kayu manis sebanyak ½ sampai 1 sendok teh setiap hari. Kebanyakan orang menikmati rasa manis alami kayu manis, sehingga kamu bisa menaburkan kayu manis ke dalam kopi, ke buah segar, atau mencampurnya ke dalam oatmeal atau smoothie.
Kamu bahkan bisa membuat minuman detoks dengan kayu manis dan meminumnya di pagi hari. Caranya, rendam sekitar 1,5 cm batang kayu manis dalam segelas air semalaman, dan minum keesokan paginya.
Jangan lupa, moderasi adalah kuncinya. Pada beberapa orang, terlalu banyak mengonsumsi kayu manis bisa menimbulkan rasa panas di perut. Bukan hanya menyakitkan, tapi secara keseluruhan bisa menghambat proses pencernaan dan gangguan maag.
Ingat juga bahwa kayu manis di sini berfungsi sebagai pengganti gula. Jadi, menikmati Cinnamon Roll terlalu sering juga tidak disarankan mengingat kandungan gulanya yang tinggi.
Artikel Terkait
Tim Produksi Film Netflix “Dear David” Terapkan Sistem Kerja dengan Standar Internasional
Nggak Bisa Bahasa Jepang, tapi Travel Blogger Febrian Nggak Khawatir Melancong Sendirian Keliling Jepang
Penjarah di Wilayah Gempa Turki Ditangkap dan Dipukuli Setelah Merampok Properti yang Dilanda Gempa
11 Februari: Hari Orang Sakit Sedunia, Apa yang Bisa Kita Lakukan untuk Memperingatinya?
Survei: 73% Orang Mengaku Tak Suka Merayakan Hari Valentine, dan Alasannya Bukan Karena Jomblo!
Ini Alasan Andien Beri Nama Kedua Anaknya dalam Bahasa Jepang