Keluar dari Kebiasaan Mager Jadi Tantangan Terbesar Gen Z, Ini Persiapan Masuk Dunia Kerja!

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Senin, 7 Oktober 2024 | 22:40 WIB
Ilustrasi: Gen Z membutuhkan dorongan untuk memperkuat literasi terutama di bidang teknologi dan digital yang kini banyak digunakan perusahaan. (Freepik/People Creations)
Ilustrasi: Gen Z membutuhkan dorongan untuk memperkuat literasi terutama di bidang teknologi dan digital yang kini banyak digunakan perusahaan. (Freepik/People Creations)

Hal itu seperti informasi perusahaan tujuan, keahlian yang dibutuhkan pada perusahaan yang dituju.

Gen Z juga perlu untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan mereka, agar sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan perusahaan saat melamar pekerjaan.

Baca Juga: Gaet Gen Z Ridwan Kamil Janji Sediakan Coworking Space dan Kopi Gratis: 'Konsumsi kopi Gen Z tinggi dan mahal'

Melalui kebiasaan riset informasi tentang perusahaan ini juga dapat memotivasi Gen Z untuk belajar dan berusaha untuk memenuhi persyaratan masuk kerja di perusahaan tersebut.

Lawan Rasa Mager

Retno menilai, tantangan terbesar Gen Z yaitu terhindar dari rasa malas atau dikenal dengan istilah mager atau males gerak.

Terlebih, mager dapat menghambat mereka untuk berkembang dan mempelajari hal-hal baru.

Gen Z dapat memanfaatkan kelompok pertemanan untuk memacu semangat mereka, sebab mereka cenderung melihat siapa saya yang dapat mempengaruhi mereka melakukan sesuatu hal.

Contohnya, ketika Gen Z melihat teman sebagai rekan belajar akan membuat mereka terdorong untuk melakukan hal yang positif.

Bersikaplah dengan Optimis

Baca Juga: Baparekraf Developer Day Buka Peluang Tingkatkan Keterampilan Developer sesuai Standar Global

Psikolog Retno menyarankan agar Gen Z yang sedang dalam tahap mencari kerja untuk mempersiapkan diri dengan baik.

Caranya dengan mengubah pola pikir atau mindset yang sebelumnya ragu-ragu dalam mencari pekerjaan, menjadi optimis agar meraih hasil yang maksimal.

Menurutnya, sikap optimisme dapat dibangun dengan memperlihatkan sikap yang baik selama proses pencarian kerja.

Sebab, pihak personalia atau human resources selalu melihat sikap yang ditunjukkan calon pekerja dalam proses seleksi untuk masuk ke perusahaan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: bappenas.go.id, Antaranews, bps.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X