- Berulang dan konsisten. Ketika sekali-dua kali mungkin tidak berdampak. namun ketika berulang dan konsisten barulah terasa/terlihat dampaknya.
Misal: Selau menjawab pesan panjang hanya dengan kata “Oke”, “Ya”, atau stiker jempol meskipun diharapkan ada respon yang lebih komprehensif dan detail.
- Bersifat komunikatif. Perilaku ini bersifat komunikatif, yaitu mengirimkan pesan kepada orang lain baik positif mauun negatif.
Misal: tidak menjawab pesan meskipun terlihat pesan sudah dibaca yang bisa disalah artikan sebagai tidak setuju atau tidak peduli.
Kita perlu paham tentang micro behaviour, karena perilaku ini sangat penting dalam sebuah organisasi dan hubungan sosial. Perilaku ini akan:
Baca Juga: Waspada Dengan Perilaku Menjatuhkan di Tempat Kerja. Kenali Tanda-Tandanya dan Cara Mengatasinya!
- Membentuk persepsi dan relasi. Lumrah jika orang lain akan menilai sikap, empati, dan rasa hormat dari micro behaviour bukan dari pernyataan formal.
- Mencerminkan budaya organisasi. Kebiasaan kecil sehari-hari itu sering diterapkan dalam budaya kerja, alih-alih sekadar slogan atau visi resmi.
- Berdampak besar dalam jangka panjang. Micro behaviour positif dapat membangun kepercayaan. Sementara itu yang negatif bisa menimbulkan ketegangan, rasa tidak dihargai/dihormati, atau bisa menjadi konflik laten.
Pada intinya, micro behaviour adalah detail-detail kecil dalam perilaku manusia yang secara kumulatif berpengaruh besar. Memahami dan mengelolanya, baik untuk diri sendiri atau organisasi, bisa menjadi kunci untuk membangun komunikasi yang sehat, relasi yang kuat, dan budaya yang konsisten. ***
Artikel Terkait
Membangun Relasi Dengan Orang Baru Bisa Menjadi Sukses Kamu. Ikuti Tipsnya Berikut Ini!
7 Tanda Perilaku Pasif-Agresif yang Sering Tak Disadari di Tempat Kerja, Bagaimana Cara Menghadapinya?
Jangan Biarkan Perilaku Manipulatif di Tempat Kerja Karena Dampaknya Merusak. Berikut Ciri-cirinya!
"Menghakimi" Rekan Kerja alias Cancel Culture, Bisa Diarahkan Menjadi Perilaku Positif dengan 6 Cara Konkret Ini
Begini Kepribadian Orang yang Lebih Nyaman dengan Komunikasi secara Tertulis daripada Lisan