PejuangKantoran.com - Ketika sedang scrolling lowongan kerja, lalu tiba-tiba menemukan posisi yang kayaknya "gue banget nih", rasanya itu kayak nemu durian runtuh. Rezekinya itu nggak disangka-sangka, begitu.
Tapi ketika membaca kriterianya, ternyata ada beberapa skill yang tidak kita kuasai. Terkadang kita tidak memenuhi persyaratan satu poin saja, padahal poin tersebut justru yang paling menentukan. Kalau sudah begini, kita pun mengurungkan niat untuk melamar pekerjaan tersebut.
Kalau kamu sering begini, kamu enggak sendirian. Berdasarkan data dari iHire’s 2023 State of Online Recruiting Report, ternyata cuma sekitar 26,4% orang yang berani melamar pekerjaan kalau syaratnya tidak terpenuhi semua. Sisanya, pilih mundur teratur.
Baca Juga: Perusahaan Periklanan Perancis Publicis Groupe Buka Lowongan Kerja Media Performance Manager
Padahal, kekhawatiran kita itu ternyata sering tidak terbukti. Rekruter sering meloloskan kandidat yang di atas kertas kelihatan "kurang", tapi punya potensi besar dan gampang beradaptasi.
Bahkan riset dari Indeed membuktikan kalau perusahaan sering banget mempertimbangkan pelamar yang cuma memenuhi sekitar 70% persyaratan.
Jadi, daripada kamu langsung mundur sebelum berperang alias nyerah duluan, mari kita bahas mengapa kita boleh tetap melamar kerjaan meskipun tidak semua persyaratannya kita penuhi.
1. Info lowongan itu wish list, bukan harga mati
Banyak dari kita mengira kalau semua syarat di info lowongan kerja itu sifatnya mutlak. Padahal, sebenarnya itu cuma ekspektasi ideal atau wish list dari user di perusahaan.
Biasanya, isi lowongan kerja itu gabungan dari beberapa hal:
- Tugas utama yang memang penting banget.
- Skill pendukung yang sifatnya opsional.
- Kualifikasi tambahan biar kelihatan keren saja.
- Syarat usang yang cuma copy-paste dari lowongan bertahun-tahun lalu.
Baca Juga: Perusahaan E-commerce Jepang PT Monotaro Indonesia Buka Lowongan Kerja Finance Assistant Manager
Rekruter berpengalaman biasanya cuma fokus ke beberapa poin inti yang paling penting. Kalau kamu merasa menguasai fondasi utamanya, kirim saja CV-mu!
2. Perusahaan mencari potensi, bukan manusia sempurna
Nggak usah takut langsung dicoret dari short-listed candidate kalau ada satu-dua syarat yang tidak kamu penuhi. Di dunia kerja, manajer lebih menghargai orang yang punya kemauan belajar tinggi dan cocok dengan budaya tim (culture fit).
Mereka biasanya lebih memprioritaskan hal-hal seperti kemauan belajar alat (tools) baru, komunikasi yang lancar, solutif saat ada masalah, dan punya rekam jejak kerja yang bertumbuh. Mereka juga melihat kemampuanmu untuk berkembang.