Pejuangkantoran.com – Dalam dunia perbankan, posisi Relation Manager ibaratnya “wajah” bank tersebut bagi nasabah. Karena dalam dunia bank, Relation Manager (RM) bukan sekadar "orang yang melayani nasabah", Ia pada dasarnya adalah pengelola hubungan antara nasabah dan bank.
Jadi, secara umum Relation Manager adalah posisi yang tugas utamanya mengelola dan membangun hubungan dengan pihak-pihak tertentu yang penting bagi organisasi, baik pelanggan, mitra, klien, maupun pemangku kepentingan lainnya.
Tugas RM bukan sekadar menjual, tetapi menjaga agar hubungan tetap baik, produktif, dan menghasilkan nilai bagi kedua pihak. Ini poin pentingnya: hubungan baik untuk jangka panjang.
Oleh karena itu, seorang Relation Manager wajib punya keterampilan yang baik dalam membangun kepercayaan, berkomunikasi, memahami kepentingan orang lain, dan mengelola hubungan dalam jangka panjang.
Keterampilannya bisa dibagi menjadi beberapa kelompok:
- Communication skills (sangat penting)
Seorang RM harus mampu:
- berbicara jelas dan terstruktur;
- mendengarkan secara aktif (active listening);
- melakukan presentasi;
- menulis email, laporan, dan proposal;
- menyesuaikan bahasa dengan lawan bicara;
- menyampaikan informasi yang sulit tanpa memicu konflik.
Kuncinya: bukan hanya pandai bicara, tetapi pandai membaca situasi komunikasi.
Baca Juga: Tim Hebat Berawal dari Komunikasi yang Efektif, Ini 5 Cara untuk Meningkatkannya!
- Relationship-building
Ini merupakan kompetensi inti. Seorang RM harus mampu:
- membangun rapport (menciptakan hubungan interpersonal yang terasa nyaman, terbuka, saling percaya, dan mudah berkomunikasi dengan seseorang);
- mendapatkan kepercayaan;
- menjaga hubungan secara konsisten;
- mengingat kepentingan dan kebutuhan stakeholder;
- melakukan follow-up;
- membangun jaringan (networking);
- menjaga hubungan bahkan ketika tidak ada transaksi.
Hubungan yang baik bukan sekadar "kenal banyak orang", tetapi orang tersebut bersedia berkomunikasi dan bekerja sama dengan kita.
Baca Juga: Membangun Networking yang Profesional Bisa Jadi Investasi Terbaik di Dunia Kerja Saat Ini
- Empathy dan stakeholder understanding
RM wajib mampu melihat suatu persoalan dari perspektif pihak lain. Misalnya stakeholder mengatakan: "Kami tidak puas dengan keputusan perusahaan."
Relation Manager tidak langsung defensif, tetapi mencoba memahami: Apa sebenarnya yang membuat mereka tidak puas? Apa kepentingannya? Apa kekhawatirannya?
Ini sangat berkaitan dengan kemampuan stakeholder mapping dan stakeholder analysis.