3. Jangan Terlalu Mengatur Rute
Kamu mungkin tahu jalan pintas atau rute yang menurutmu lebih cepat. Namun, bukan berarti kamu bisa terus-menerus memberikan instruksi kepada teman yang sedang menyetir.
Kalau memang ada alternatif yang lebih baik, sampaikan sebagai saran.
Misalnya: “Kalau lewat sini biasanya lebih cepat, mau coba?” Bukan: “Belok sini! Jangan lewat situ!”
Etika serupa juga berlaku dalam rideshare. BHG menyarankan penumpang menyampaikan alternatif rute dengan sopan karena pengemudi tetap bertanggung jawab atas perjalanan dan keselamatan di jalan.
4. Jangan Membawa Makanan yang Berpotensi Mengotori Mobil Tanpa Izin
Kopi, makanan berkuah, gorengan berminyak, atau makanan dengan aroma kuat mungkin biasa saja buat kamu, tetapi belum tentu menyenangkan bagi pemilik mobil.
Apalagi kalau makanan tersebut berpotensi tumpah.
Jadi sebelum membuka bekal atau makanan take away di dalam mobil, tanya dulu.
Kalau teman bilang tidak boleh, jangan tersinggung. Itu mobilnya.
BHG juga menyarankan penumpang meminta izin sebelum membawa atau mengonsumsi makanan dan minuman di dalam kendaraan.
Baca Juga: 6 Pelajaran Self-Care dari Yayoi Kusama, Seniman yang Mengubah Kegagalan Menjadi Karya Besar
5. Jangan Menganggap Isi Bensin sebagai Tanggung Jawab Teman
Ini salah satu aturan tidak tertulis yang penting untuk kamu yang sering nebeng.
Kalau teman hampir setiap hari mengantar atau menjemput, jangan hanya bilang “makasih” setiap kali turun dari mobil.
Sesekali tawarkan untuk ikut mengisi bensin, membayar tol, membelikan kopi, atau mentraktir makan.
Tidak harus selalu dihitung persis sampai rupiah terakhir. Intinya adalah menunjukkan bahwa kamu menyadari ada biaya yang dikeluarkan teman untuk mengantarmu.
6. Jangan Seenaknya Meminjam Charger atau Mengutak-atik Mobil
Kalau melihat charger tersedia di mobil, jangan langsung mencabut atau menggunakannya tanpa bertanya.