Selain itu, ada situasi lain yang tidak mendukung. Nggak semua profesi memungkinkan untuk menerapkan budaya kerja yang serba fleksibel. Karyawan lapangan tentunya tidak punya pilihan selain datang ke kantor meski sedang kurang sehat.
Para peneliti menekankan bahwa bekerja saat sakit tidak bisa langsung dicap baik atau buruk. Karyawan harus paham bagaimana manajemen dan budaya perusahaan.
Di lain pihak, perusahaan juga harus lebih peka menjaga keseimbangan antara performa tim dan kesehatan mental maupun fisik karyawannya. Dengan demikian, fleksibilitas tidak malah berbalik menjadi tekanan yang merugikan.