Pola segitiga yang tersusun secara berulang melambangkan kekuatan dan kestabilan. Dalam budaya Jawa, motif segitiga menggambarkan gunung, api, dan air. Ketiganya dipercaya sebagai sumber kehidupan dan kekuatan alam.
Meskipun berasal dari bahasa Jawa, motif tumpal sendiri konon terinspirasi dari budaya India dan digunakan sebagai simbol kekuasaan dan kehormatan.
Zaman dulu, motif tumpal diyakini merupakan lambang kekuatan untuk menolak bala.
Baca Juga: Mobil Listrik BMW Jadi Gacoan Paspampres di KTT ke-43 ASEAN 2023
Sementara itu, motif tumpal pada kain batik Betawi memberikan makna yang kurang lebih sama, sebagai representasi gunung yang melambangkan kekuatan.
Segitiga menunjukkan makna hubungan antara Yang Maha Kuasa, manusia, dan alam. Bentuk geometris segitiga disusun berjajar vertikal di kiri dan kanan atau terkadang berhadap-berhadapan.
Nah, itulah makna tumpal pada batik. Walaupun tidak bisa dibuktikan secara ilmiah, tak sedikit orang yang meyakini motif ini sebagai salah satu cara untuk memberikan kekuatan dan keamanan.
Artikel Terkait
Ada 1,4 juta kasus baru Covid-19, Ini Dua Varian Baru yang Mendominasi
Google Keep Punya Format Baru, Bikin Notes Jadi Jauh Lebih Praktis dan Mudah
Soal Pajak Wisman di Bali, Begini Tata Cara Pembayaran dan Manfaatnya untuk Bali
Bukit Teletubbies Bromo Kebakaran Diduga Gara-gara Foto Prewedding
Putri Ariani Lolos ke Babak Final AGT, Bawakan Lagu U2 dan dapat 4 Standing Ovation
Pemerintah Resmi Melarang TikTok Jalankan Bisnis Media Sosial dan e-Commerce Sekaligus!