Sementara itu, hanya 25% responden yang mengatakan kalau mereka berkonsultasi terlebih dahulu dengan teman dan keluarga.
Baca Juga: Menurut Survei, Karyawan Gen Z Paling Sulit Ditangani di Tempat Kerja. Ada yang Tahu Kenapa?
Itulah mengapa Generasi TikTok menjadikan influencer sebagai profesi yang bisa dicapai.
Ellyn Briggs, analis merek di Morning Consult, menyebutkan beberapa kelebihan TikTok yang membuatnya menjadi platform media sosial terbaik untuk menjadi influencer.
“Konten tanpa embel-embel, langsung ke kamera, dan hanya dengan sedikit pengeditan (video bisa) berfungsi dengan baik di TikTok. Hal ini memperluas jumlah orang yang merasa bahwa influencer dapat dicapai oleh mereka,” ujarnya.
Jadi, bagi kalian yang masuk Generasi TikTok ini, apakah juga bercita-cita ingin menjadi influencer? (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Menjual Katalog Musiknya, Katy Perry Jadi Perempuan Terkaya yang Punya Usaha Sendiri di Amerika
Jangan Biarkan Rekan Kerja yang Suka Meremehkan, Hadapi Langsung atau Gunakan Strategi
Lulusan Pariwisata Bisa Melamar: Lowongan Kerja Saphire Lounge Manager di PT Angkasa Pura Solusi
Di Aku Tahu Kapan Kamu Mati: Desa Bunuh Diri, Natasha Wilona Ingin Terlihat Suram dan Pucat
Desmonda Cathabel, Orang Indonesia Pertama yang Jadi Putri Jasmine di Teater Musikal Edinburgh
Fenomena Orange Juice Effect: Saat Kinerja Satu Orang Bisa Mempengaruhi Performa Satu Tim