Sebelumnya, kebanyakan kendaraan bermotor menggunakan BBM Pertamina jenis Pertamax. Namun, dengan perbedaan harga yang cukup besar, yaitu hampir Rp4.000, diperkirakan akan ada pengguna yang beralih ke Pertalite.
"Kalau kemungkinan (peralihan) sih pasti ada. Tapi jumlahnya saya kira tidak banyak," kata Dirjen Minyak dan Gas Bumi (Migas) Tutuka Ariadji.
Menurutnya, kenaikan harga Pertamax dikarenakan harga minyak mentah dunia yang saat ini trennya menguat. Meski harga minyak dunia sudah mulai turun dan tren kenaikan minyak mentah ke depannya tidak terus naik.
Baca Juga: Meski Putri Ariani Dapat Peringkat 4 di AGT 2023, Simon Cowell Prediksi Sesuatu akan Terjadi
Namun, ia memastikan kenaikan harga minyak mentah tidak akan berpengaruh pada BBM jenis BBM khusus penugasan (JBKP) atau BBM bersubsidi, yaitu Pertalite.
Maka, untuk menahan peralihan pengguna dari Pertamax ke Pertalite, harus dipastikan subsidi tepat sasaran.
"Itu yang pernah kita sampaikan dulu bahwa BBM untuk JBKP itu harus tepat sasaran yang pernah revisi (Perpres 191 Tahun 2014) dulu," ujarnya.
Bagi kamu pengguna Pertamax, apakah akan berubah haluan ke Pertalite dengan adanya harga BBM naik per 1 Oktober 2023 ini? (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Ada Alasan Kenapa Cuti Melahirkan Disarankan Selama 6 Bulan
Ketahui Waktu Paling Tepat untuk Operasi Katarak
Sleep Tourism, Ketika Orang-orang Berani Bayar Mahal untuk Tidur Nyenyak
Mira Lesmana: Background Cerita Petualangan Sherina 2 Terinspirasi dari Pengalaman Sherina Munaf
Mau Lancar Menjawab Wawancara untuk Seleksi Beasiswa LPDP? Pelajari Visi dan Misinya!
Perankan Tokoh Antagonis di Petualangan Sherina 2, Isyana Sarasvati Khawatir Image-nya Rusak