PejuangKantoran.com - Wajar jika tanaman samsit dikenal sebagai daun dewa. Sebab tanaman dengan nama latin gynura divaricata ini memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan.
Samsit ternyata punya senyawa biokatif dan efek toksik yang rendah, sehingga tanaman ini aman dikonsumsi secara rutin untuk mencegah penyakit dan menghambat pertumbuhan sel kanker.
Akan sangat bermanfaat jika warga masyarakat menanam sendiri tanaman obat ini di rumah.
Baca Juga: Charlie Munger, Tangan Kanan Warren Buffet Meninggal Dunia di Usia 99 Tahun
Oleh karena itu Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia Universitas Pelita Harapan (HMPPK UPH) mengadakan workshop pembudidayaan tanaman samsit di Desa Marga Mulya, Kecamatan Mauk, Kota Tangerang, sejak Agustus hingga Oktober 2023 lalu.
Sumber daya yang melimpah
Kegiatan peningkatan sumber daya manusia bertema “Peningkatan Sumber Daya Manusia Melalui Pembudidayaan Tanaman Samsit Sebagai Tanaman Obat Keluarga” ini dilakukan HMPPK UPH melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa).
PPK Ormawa merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kinerja pergurungan tinggi untuk mendorong Ormawa menjadi organisasi yang kompeten.
Sebagai tim pelaksana, HMPPK UPH bertanggung jawab untuk memastikan bahwa kegiatan ini memberikan hasil yang dapat diukur sebagai indikator keberhasilannya. Tentunya, juga berdampak bagi Desa Marga Mulya.
Desa Marga Mulya sendiri dipilih sebagai lokasi pembudidayaan mengingat desa ini punya sumber daya tanaman obat yang melimpah, khususnya tanaman samsit.
Baca Juga: NewJeans dan SEVENTEEN Dipastikan Akan Tampil di Golden Disc Award 2024 di Jakarta
Sayangnya, hal ini belum banyak diketahui oleh masyarakat luas sehingga tanaman tersebut belum banyak dimanfaatkan.
Tiga rangkaian kegiatan
Sebelum melakukan kegiatan pembudidayaan, tim HMPPK UPH melakukan pelatihan pembudiyaan tanaman samsit pada 27 Juli 2023.
Kemudian, agar program pembudidayaan tanaman samsit ini terlaksana dengan baik, tim pelaksana HMPPK UPH membagi program tersebut menjadi tiga kegiatan workshop, yaitu:
Artikel Terkait
Beda Generasi, Ternyata Beda Juga Pendapatnya soal Jumlah Uang yang Bisa Memberikan Kebahagiaan
Wabah Pneumonia Merebak di China, Apakah Ini Cikal Bakal Pandemi Berikutnya?
Meski Sedih Tim Favorit Kalah, Tapi Anies Baswedan Senang JIS Jadi Tempat Pertandingan Sepak Bola Internasional
Ternyata, Laki-laki Berpenampilan Menarik Lebih Diuntungkan di Tempat Kerja, Bukan Wanita!
Cara Mengecek Nilai Ujian PPPK 2023 dan Mencetak Sertifikatnya, Langsung di Akun BKN!
Ada Seleksi Kompetensi Teknis Tambahan PPPK 2023 yang Harus Dijalani, tapi Tidak untuk Semua Peserta
Single Salary System untuk PNS Sudah Mulai Diujicobakan di 15 Institusi. Bagaimana Sistem Gajinya?