Jelang Tahun Baru 2024, Silent Killer atau Pembunuh Senyap Bergentayangan di Australia

photo author
Josephus Primus, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 30 Desember 2023 | 13:04 WIB
Film Australia The Drover's Wife: The Legend of Molly Johnson. (Foto: tangkapan layar Youtube)
Film Australia The Drover's Wife: The Legend of Molly Johnson. (Foto: tangkapan layar Youtube)

PejuangKantoran.com - Belum lama berselang saat mayoritas warga Australia merayakan Natal pada 25 Desember 2023, pembunuh senyap atau silent killer menghampiri Negeri Kanguru itu.

Menjelang Tahun Baru 2024, pembunuh senyap atau silent killer bergentayangan di Australia, tulis laman bbc.com edisi Sabtu 30 Desember 2023, mengistilahkan eksistensi hawa panas atau udara panas atau suhu panas atau cuaca panas yang melanda Australia.

"Kami tak bisa keluar rumah karena hawa panas ini," kata Sanaa Shah, perempuan berumur 20 tahun yang tinggal di Sydney, ibukota Negara Bagian New South Wales.

Desember terhitung sebagai musim panas di Australia.

Pada Desember 2023, Australia mengalami kenaikan suhu udara rata-rata 35 derajat Celcius.

Biasanya, saat musim panas, Australia rata-rata bersuhu udara 25 derajat Celcius.

"Tahun ini, kenaikan suhu mencapai 10 derajat Celcius," tulis bbc.com.

Silent killer

Sanaa Shah menyebut, selain hawa panas yang membuat gerah, pembunuh senyap atau silent killer adalah munculnya penyakit-penyakit sebagai dampak suhu panas.

"Adik perempuan saya mengalami migrain dan hidung berdarah karena suhu panas," tutur Sanaa Shah.

Catatan otoritas kesehatan Australia menunjukkan, hawa panas atau suhu panas atau udara panas atau cuaca panas kali ini menyebabkan korban nyawa hingga 300 orang.

"7.000 orang warga dirawat di rumah sakit karena hawa panas," kata otoritas kesehatan Australia.

Sementara itu, pemerintah Negara Bagian New South Wales dan negara Australia dalam kebijakannya sudah menyiapkan berbagai langkah menghadapi suhu panas ini.

Kedua pemerintah itu, Negara Bagian New South Wales dan Australia membuat sistem peringatan dini atau early warning system bagi warganya menghadapi kondisi cuaca panas atau suhu panas atau hawa panas atau udara panas ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Josephus Primus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X