Menurut survei platform ulasan konsumen Trustpilot terhadap 3.000 konsumen milenial dan GenZ dari AS, Inggris, dan Italia, 61% Gen Z mengatakan bahwa mereka paling sering menggunakan TikTok untuk menemukan produk dupe.
Video yang diberi tag #dupe sudah ditonton lebih dari 5,9 miliar kali. Mereka tidak hanya menonton, tetapi juga membelinya.
Namun, ada fakta lain dari kecenderungan Gen Z mencari produk-produk dupe dari TikTok ini. Ellyn Briggs, analis merek di perusahaan riset Morning Consult, baru-baru ini membuat laporan tentang budaya penipuan dan Gen Z.
“Produk yang menjadi viral merupakan faktor penting ketika mereka mempertimbangkan apakah akan membeli produk tersebut atau tidak,” kata Briggs kepada Insider.
Secara budaya, merek palsu adalah hal yang tabu. Kebanyakan orang yang membeli merek KW pasti tidak ingin orang lain mengetahuinya.
Namun, menemukan produk-produk tiruan ini membawa pengalaman unik. Rasanya seperti menemukan hidden gem sebelum tempat itu menimbulkan antrian panjang gara-gara diviralkan di media sosial.
“Merupakan suatu kebanggaan bagi generasi muda untuk mengatakan, 'Saya menemukan produk KW yang sama bagusnya dengan produk yang lebih mahal,'” kata Briggs.
Baca Juga: CUAN Salah Satu Penyokong Prajogo Pangestu Jadi Orang Terkaya di Indonesia
Data Morning Consult juga menemukan bahwa Gen Z lebih cenderung mencoba merek pakaian, kecantikan, dan elektronik baru dibandingkan generasi lainnya.
“Hal itu menunjukkan tren yang lebih luas bahwa Gen Z sangat tidak loyal terhadap merek,” kata Briggs. “Sangat mudah untuk menarik perhatian Gen Z, namun lebih sulit untuk mendapatkan loyalitas mereka.”
Pertanyaannya kemudian, apakah ketika keuangan mereka semakin membaik seiring bertambahnya usia dan karir, kebiasaan membeli produk KW ini akan berubah?
Artikel Terkait
Karena Susah Cari Kerja dan Depresi, Angka Bunuh Diri Naik 49,5 Persen : Pemerintah Korsel Sediakan Tes Kesehatan Mental di Sekolah
Sebelum Pembukaan Gelombang, Yuk Daftar Akun Prakerja 2024 yang Sudah Dibuka Mulai 3 Januari!
Amerika, Swiss, dan Singapura Menjadi Negara Tujuan bagi yang Ingin Bekerja di Luar Negeri
Usai Nataru, Warga Lain Sudah Pulang dari Liburan, Warga China Masih Jalan-jalan
Mengenal Aktuaris, Profesi Bergengsi yang Sangat Dibutuhkan di Perusahaan Asuransi dan Perbankan
Ngarep Kerja Bareng Hanung Bramantyo, Wulan Guritno Protes Ditawari Jadi Hantu di Trinil Kembalikan Tubuhku
5 Hal yang Paling Dikepoin Calon Peserta Sebelum Mendaftar Beasiswa LPDP 2024 yang Dibuka 11 Januari