Di Jepang, Jumlah Pencari Kerja Usia 65 Tahun ke Atas Meningkat

photo author
Josephus Primus, Pejuang Kantoran
- Senin, 8 Januari 2024 | 18:55 WIB
Ilustrasi: Kebiasaan pindah-pindah kerja atau job hopping bisa bikin gaji lebih cepat naik, tapi belum tentu cocok untuk semua orang (Freepik/Evening_tao)
Ilustrasi: Kebiasaan pindah-pindah kerja atau job hopping bisa bikin gaji lebih cepat naik, tapi belum tentu cocok untuk semua orang (Freepik/Evening_tao)

Pada masa sekarang, 2023, sudah barang tentu, para pencari kerja usia 25-29 tahun di rentang waktu 2001-2018 sudah memasuki usia pensiun.

Hello Work, lalu, membuat perbandingan pencari kerja usia 25-29 tahun pada Januari-November 2023 hingga 10 tahun ke belakang.

Pada jangka waktu itu, pencari kerja usia 25-29 tahun turun 100.000 orang menjadi 196.000 orang.

Tapi, di jenjang waktu sama, pencari kerja usia 65 tahun ke atas, jumlahnya naik dari 140.000 orang menjadi 256.000 orang

Dari jumlah total pencari kerja dalam rentang usia di Jepang, 13 persen di antaranya adalah pencari kerja usia 65 tahun ke atas.

Padahal 10 tahun silam dari 2023, pencari kerja usia 65 tahun ke atas cuma 5 persen dari total jumlah pencari kerja dalam rentang usia di Jepang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Josephus Primus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X