Tatkala Ruang Layoff atau Pemecatan Kian Menganga

photo author
Josephus Primus, Pejuang Kantoran
- Senin, 29 Januari 2024 | 20:23 WIB
Ilustrasi: Layoff di perusahaan teknologi tengah melanda dunia. (Image by Mohamed Hassan from Pixabay )
Ilustrasi: Layoff di perusahaan teknologi tengah melanda dunia. (Image by Mohamed Hassan from Pixabay )

PejuangKantoran.com - Dalam dunia bisnis yang berujung pada kesejahteraan manusia, kini terjadi tatkala ruang layoff alias pemecatan kian menganga.

Salah satu pemicunya adalah pandemi Covid-19 yang merontokkan daya beli masyarakat dunia sejak 2020 silam.

Laman BBC.com melaporkan ikhwal layoff itu dalam tulisannya pada edisi Senin 29 Januari 2024.

Dua negara raksasa yakni AS dan China membuka ruang layoff atau pemecatan itu.

Januari 2024, banyak perusahaan besar di AS melakukan layoff," tulis BBC.com .

Perusahaan penjualan online asal AS, eBay memecat 1000 karyawannya.

Lantas, Amazon, sesama perusahaan penjualan online dan bisnis game, mengikuti langkah eBay.

Perusahaan anak Amazonlah yang sejatinya melepas 500 kru di Twitech dan ratusan lainnya di Prime Video.

Kebijakan Amazon itu juga berimbas ke anak usahanya di bidang industri film, MGM Studio.

Layoff

Grup perbankan Citigroup lalu bakal merampingkan jumlah karyawannya hingga 20000 di seluruh dunia.

"Kebijakan ini hingga 2026," ujar manajemen Citigroup.

Citibank, unit Citigroup juga sudah banyak yang angkat kaki dari negara-negara, termasuk Indonesia.

Masih di AS, perusahaan ritel juga melakukan layoff alias pemecatan karyawan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Josephus Primus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X