PejuangKantoran.com - Dalam dunia bisnis yang berujung pada kesejahteraan manusia, kini terjadi tatkala ruang layoff alias pemecatan kian menganga.
Salah satu pemicunya adalah pandemi Covid-19 yang merontokkan daya beli masyarakat dunia sejak 2020 silam.
Laman BBC.com melaporkan ikhwal layoff itu dalam tulisannya pada edisi Senin 29 Januari 2024.
Dua negara raksasa yakni AS dan China membuka ruang layoff atau pemecatan itu.
Januari 2024, banyak perusahaan besar di AS melakukan layoff," tulis BBC.com .
Perusahaan penjualan online asal AS, eBay memecat 1000 karyawannya.
Lantas, Amazon, sesama perusahaan penjualan online dan bisnis game, mengikuti langkah eBay.
Perusahaan anak Amazonlah yang sejatinya melepas 500 kru di Twitech dan ratusan lainnya di Prime Video.
Kebijakan Amazon itu juga berimbas ke anak usahanya di bidang industri film, MGM Studio.
Layoff
Grup perbankan Citigroup lalu bakal merampingkan jumlah karyawannya hingga 20000 di seluruh dunia.
"Kebijakan ini hingga 2026," ujar manajemen Citigroup.
Citibank, unit Citigroup juga sudah banyak yang angkat kaki dari negara-negara, termasuk Indonesia.
Masih di AS, perusahaan ritel juga melakukan layoff alias pemecatan karyawan.
Artikel Terkait
Lowongan Kerja Junior Consultant of Finance di Ernst & Young, Pengalaman 1-2 Tahun sebagai Konsultan
Lebih Banyak CEO yang Berniat Mengadakan Pelatihan AI ketimbang Mengganti Karyawan dengan AI
Fahri Hamzah: "Jangan Mengambil Keputusan tentang Pemimpin karena Marah dan Kecewa"
7 dari 10 Generasi Muda Singapura Anggap Nikah Enggak Begitu Penting
Peluncuran Becak Listrik (CakPro) Pertama di Indonesia, Cari Nafkah Sambil Zero Emisi
Jepang Perluas Lowongan Sopir atau Pengemudi Warga Asing Tak Hanya untuk Bus, Truk, dan Taksi Perkotaan
Lulusan SMA Bisa Bekerja dan Menetap di Amerika, Lho! Ini Jenis Visa yang Kamu Perlukan!
Deddy Corbuzier, Raffi Ahmad, hingga Rachel Vennya Hadiri Peresmian Graha Utama Akmil Magelang
Pekalongan Disebut Jadi Role Model Pengembangan Batik dan Ekonomi Kreatif di Indonesia
Makan Bakso bareng di Bakso Pak Sholeh Bandongan, Prabowo: “Pak Jokowi Tahu Saja Makanan Enak”