PejuangKantoran.com - Aparatur Sipil Negara atau ASN disebut pertama sebagai aktor yang rentan menyelewengkan bantuan sosial atau bansos.
"Khususnya saat menjelang pemilu," tutur Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik atau FISIP Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Wawan Mas'udi saat berbicara dalam diskusi Jaga Pemilu di Jakarta, Rabu (7/2/2024).
Wawan Mas'udi tidak sendirian di forum diskusi itu.
Ada Direktur Indonesia Budget Center Elisabeth Kusrini yang juga ikut memberi sumbangan pemikiran.
Kata Wawan Mas'udi melanjutkan, selain Aparatur Sipil Negara atau ASN, 3 aktor lain yang patut diduga melakukan politisasi bansos atau bantuan sosial adalah Badan Usaha Milik Negara atau BUMN dan Badan Usaha Milik Daerah atau BUMD, masyarakat penerima bantuan sosial atau bansos, serta para peserta pemilu.
Bansos atau bantuan sosial acap kali mengemuka saat menjelang pemilihan umum (pemilu).
Padahal, bansos adalah bagian dari infrastruktur berikut instrumen negara.
Fokus bansos adalah membantu warga negara yang gagal memenuhi kesejahteraan hidup mereka.
Dari kisaran jumlah penduduk Indonesia yang menyentuh lebih dari angka 265 juta jiwa, masih ada sekitar 30 juta jiwa yang masuk dalam kategori sasaran bansos, kata Wawan Mas'udi.
Pada diskusi itu, mengemuka juga catatan bahwa bansos menjadi alat politik untuk melakukan mobilisasi seperti hubungan antara patron dan klien.
Setidaknya, ada 3 nama presiden Republik Indonesia yang diduga kuat menjadikan bansos sebagai alat politik.
Ketiganya adalah Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono, dan Joko Widodo.
Bansos
Ikhwal bansos sebagai alat politik, Elisabeth Kusrini, memberikan catatannya.
Artikel Terkait
Antusias Warga Bandung sambut Prabowo di Bawah Hujan Lebat: "Satu Putaran Pak!"
Optimistis pada Masa Depan Indonesia, Prabowo: "Kami akan Lanjutkan Semua yang Sudah Dirintis"
Peneliti, Ketahuilah, ada 4 Bentuk Politisasi Bansos
Mantan Istri Ahok, Veronica Tan: "Kita Tidak Memilih 'Malaikat' Tanpa Dosa"
Data: Gen Z Pengangguran di Indonesia Terbanyak di Asia Tenggara
Lowongan Kerja Assistant Security Manager, Commercial di British American Tobacco/BAT Indonesia
Sorban NU Sebut Program Makan Siang dan Susu Gratis Sangat Mengena bagi Warga Nahdliyin
Politisasi Bansos Dimulai dari Sumber Data yang Berbeda
Kampanye Akbar di Bandung, Prabowo Berpesan Agar Warga Tidak Saling Mengadu Domba
Film Action "Bonnie" Melibatkan 1200 Ahli Bela Diri untuk Adegan-adegan Street Fight-nya