Mengapa Umat Katolik Pantang Daging pada Hari Jumat selama Masa Prapaskah?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 24 Februari 2024 | 22:44 WIB
Ada alasan khusus mengapa umat Katolik pantang daging pada hari Jumat selama masa Prapaskah. (Freepik)
Ada alasan khusus mengapa umat Katolik pantang daging pada hari Jumat selama masa Prapaskah. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Di masa lalu mungkin orangtua selalu mewajibkan anak-anaknya untuk pantang daging setiap hari Jumat selama masa Prapaskah dalam puasa Katolik.

Apakah kamu termasuk yang selalu pantang daging setiap hari Jumat tanpa tahu latar belakangnya?

Umat Katolik adalah satu-satunya orang Kristen yang tidak makan daging pada hari Jumat selama masa Prapaskah.

Baca Juga: Lowongan Work From Home untuk Posisi Admin Assistant di Thermaltake Australia

Ada alasan mengapa Gereja menginstruksikan umat Katolik pantang daging pada hari Jumat (serta Rabu Abu dan Jumat Agung). Pertama-tama kita harus mengajukan pertanyaan, "Mengapa hari Jumat?"

Menurut USCCB (United States Conference of Catholic Bishops), umat Katolik sejak dulu telah menetapkan hari Jumat untuk perayaan pertobatan khusus dengan menderita bersama Kristus, agar suatu hari mereka dapat dimuliakan bersama Dia.

Inilah inti dari tradisi pantang daging pada hari Jumat di mana tradisi itu telah dijalankan di Gereja Katolik yang suci.

Baca Juga: 4 Pekerjaan Freelance yang Paling Diminati Tahun 2024, Plus Kisaran Gaji yang Bisa Didapatkan

Karena diyakini bahwa Yesus Kristus menderita dan mati di kayu salib pada hari Jumat, orang-orang Kristen sejak awal telah menyisihkan hari itu untuk menyatukan penderitaan mereka dengan Yesus.

Hal ini membuat Gereja mengakui setiap hari Jumat sebagai "Jumat Agung" di mana orang Kristen dapat mengingat sengsara Kristus dengan mempersembahkan jenis penebusan dosa tertentu.

Untuk sebagian besar sejarah Gereja, daging dipilih sebagai kurban yang layak karena hubungannya dengan pesta dan perayaan.

Dalam kebanyakan budaya kuno, daging dianggap sebagai makanan lezat. Anak sapi yang gemuk tidak akan disembelih kecuali ada sesuatu untuk dirayakan.

Baca Juga: Agak Laen Tembus 7 Juta Penonton, Makin Dekati KKN di Desa Penari sebagai Film Terlaris Sepanjang Masa

Karena hari Jumat dianggap sebagai hari penebusan dosa dan matiraga, makan daging pada hari Jumat untuk "merayakan" kematian Kristus dianggap tidak benar.

Selain itu, beberapa uskup telah memilih untuk mencabut larangan tersebut ketika Hari Santo Patrick jatuh pada hari Jumat selama Prapaskah, karena dianggap sebagai "kekhidmatan" bagi banyak umat Katolik Irlandia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: aleteia.org, Instagram @gereja.indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X