Duh Hati-hati, Kecanduan Media Sosial Bisa Sebabkan Gangguan Mental

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Rabu, 6 Maret 2024 | 08:00 WIB
ilustrasi media sosial (Freepik)
ilustrasi media sosial (Freepik)

Terapi Psikologis 

Atika menekankan bahwa terapi psikologis yang umumnya digunakan untuk mengatasi kecanduan, baik itu substance maupun non-substance, lebih berfokus pada modifikasi perilaku. Ini melibatkan psikoedukasi dan pembentukan pola pikir yang lebih sehat. Terapijuga mencakup identifikasi alasan di balik penggunaan media sosial sebagai koping serta memberikan alternatif coping yang lebih sehat.

“Terapi psikologis yang biasanya digunakan untuk kecanduan, lebih banyak berbasis terapi perilaku. Ada beberapa modifikasi perilaku yang biasanya diberikan kepada individu yang kecanduan, termasuk diiringi dengan psikoedukasi.  Jadi kita percaya bahwa perilaku itu sebenarnya adalah produk dari pola pikir,” jelasnya.

“Pentingnya memberikan alternatif bagi individu yang cenderung menggunakan media sosial sebagai solusi atas masalah atau stres yang mereka hadapi. Strategi coping yang terus- menerus menggunakan media sosial dapat memperburuk masalah kesehatan mental mereka,” tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Unair

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X