"Karyawan Google,
Anda mungkin pernah melihat laporan protes di beberapa kantor kami kemarin. Sayangnya, sejumlah karyawan membawa acara tersebut ke gedung kami di New York dan Sunnyvale. Mereka mengambil alih ruang kantor, merusak properti kami, dan secara fisik menghambat pekerjaan Googler lainnya. Perilaku mereka tidak dapat diterima, sangat mengganggu, dan membuat rekan kerja merasa terancam. Kami menempatkan karyawan yang terlibat dalam penyelidikan dan memutus akses mereka ke sistem kami. Mereka yang menolak untuk pergi ditangkap oleh penegak hukum dan dikeluarkan dari kantor kami.
Setelah melakukan penyelidikan, hari ini kami memutuskan hubungan kerja dengan dua puluh delapan karyawan yang diketahui terlibat. Kami akan terus menyelidiki dan mengambil tindakan jika diperlukan.
Perilaku seperti ini tidak mendapat tempat di tempat kerja kami dan kami tidak akan menoleransinya. Hal ini jelas melanggar berbagai kebijakan yang harus dipatuhi oleh seluruh karyawan — termasuk Pedoman Perilaku dan Kebijakan tentang Pelecehan, Diskriminasi, Pembalasan, Standar Perilaku, dan Masalah di Tempat Kerja.
Kami adalah tempat bisnis dan setiap Googler diharapkan membaca kebijakan kami dan menerapkannya pada cara mereka berperilaku dan berkomunikasi di tempat kerja kami. Mayoritas karyawan kami melakukan hal yang benar. Jika Anda salah satu dari sedikit orang yang tergoda untuk berpikir bahwa kami akan mengabaikan perilaku yang melanggar kebijakan kami, pikirkan lagi. Perusahaan menangani hal ini dengan sangat serius, dan kami akan terus menerapkan kebijakan lama kami untuk mengambil tindakan terhadap perilaku yang mengganggu — hingga dan termasuk pemutusan hubungan kerja.
Anda diharapkan untuk mendengar lebih banyak dari para pemimpin tentang standar perilaku dan wacana di tempat kerja."
Artikel Terkait
Dengan Visa Digital Nomad Di Turki, Kota Mana Yang Asyik Untuk Bekerja Jarak Jauh?
Ini 15 Perusahaan Terbaik Versi LinkedIn: Bidang Perbankan dan Keuangan Bisa Bantu Kamu Kembangkan Karier
CEO Apple Tim Cook Bertemu Prabowo untuk Membahas Rencana Investasi Apple di Indonesia
Ditjen Imigrasi Resmi Umumkan Paspor Indonesia Ganti Warna pada Hari Kemerdekaan Ke-79
Bertahap, ASN Pindah Ke IKN Usai HUT Kemerdekaan RI Setelah Lolos Syarat Kompetensi sesuai Jabatan
Pantesan Banyak yang Minat Dimutasi, ASN Dapat Apartemen di IKN termasuk Biaya Pengepakannya
Pejuang Kantoran Singapura Boleh WFH-WFA Mulai 1 Desember 2024
Samsung Tugaskan Bos-bos Bekerja 6 Hari Seminggu akibat Penjualan Kuartal Akhir 2023 Menurun
CEO Dropbox Bilang, Karyawan Lebih Suka Bekerja Remote daripada Diberi Fasilitas Kantor yang Nyaman
Segini Lho, Gaji yang Dibutuhkan Pekerja Lajang untuk Bisa Hidup Nyaman Di Amerika