7. Shanghai
Total miliarder: 54
Total kekayaan bersih: $167 miliar
Penduduk terkaya: Colin Huang, pendiri raksasa e-commerce PPD Holdings ($38,9 miliar). Penduduk kaya di Shanghai lainnya kebanyakan memperoleh kekayaannya dari industri teknologi.
8. Los Angeles
Total miliarder: 53
Total kekayaan bersih: $222 miliar
Penduduk terkaya: John Tu, pendiri Kingston Technology ($13,6 miliar), bintang NBA LeBron James ($1,2 miliar), Kim Kardashian ($1,7 miliar) dan Rihanna ($1,4 miliar).
9. Singapura
Total miliarder: 52
Total kekayaan bersih: $156 miliar
Penduduk terkaya: Eduardo Saverin, salah satu pendiri Facebook ($28 miliar), serta tiga bersaudara Indonesia yang menjalankan perusahaan minyak sawit Musim Mas: Bachtiar Karim ($1,4 miliar), Burhan Karim ($1,2 miliar) dan Bahari Karim ($1,2 miliar).
Selain itu juga Wee Ee Cheong ($1,6 miliar), Wee Ee Chao ($1,3 miliar) dan Wee Ee Lim ($1,3 miliar), cucu dari salah satu pendiri United Overseas Bank yang memiliki 500 cabang.
10. San Francisco
Total miliarder: 50
Total kekayaan bersih: $185 miliar
Penduduk terkaya: Dustin Moskovitz, salah satu pendiri Facebook dan Asana ($18,3 miliar), dan David Cheriton, profesor ilmu komputer Stanford ($12,6 miliar).
Menyusul Ivan Zhao, salah satu pendiri dan CEO aplikasi kerja Notion ($1,5 miliar), serta Sam Altman, kepala OpenAI dan investor teknologi ($1 miliar).
Itulah 10 kota dengan jumlah miliarder terbanyak di dunia. Adakah tokoh miliarder yang menjadi inspirasi kamu?
Artikel Terkait
Untung Besar di Kuartal I 2024, CEO Spotify Kaget dengan Dampak Negatif PHK terhadap Operasional
Resmi Ditetapkan sebagai Presiden Terpilih, Prabowo Apresiasi Pers sebagai Syarat Mutlak Demokrasi
Jumlah Pengguna Aktif Harian Threads Kalahkan Pengguna X, Beneran Bakal Jadi Twitter Killer?
Kamu Bisa Ikut Menciptakan Tempat Kerja yang Inklusif terhadap Menstruasi, Begini Caranya!
12 Istilah Investasi yang Perlu Diketahui Investor Baru sebelum Membeli Surat Berharga Negara
Jaringan Hotel Baru di PT Delonix Group Indonesia Buka Lowongan Corporate Food & Beverage Manager
Obituari: Joko Pinurbo, Penyair yang Modal Isi, Bukan Casing