Fakta May Day atau Hari Buruh: Sejarah Jam Kerja Delapan Jam Sehari Alias 9 to 5

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Selasa, 30 April 2024 | 21:00 WIB
Penjelasan Lengkap Sejarah Hari Buruh Internasional: Perjuangan dan Peringatan (Pixabay)
Penjelasan Lengkap Sejarah Hari Buruh Internasional: Perjuangan dan Peringatan (Pixabay)

PejuangKantoran.com - Hari Buruh atau May Day, yang diperingati setiap tanggal 1 Mei setiap tahun, merupakan bukti ketahanan dan solidaritas gerakan buruh global. Bagaimana sejarah hari Buruh?

Bermula dari awal yang sederhana, hari bersejarah ini telah berkembang menjadi simbol hak-hak pekerja, keadilan sosial, dan solidaritas internasional.

Bagaimana sejarah dan asal usul May Day, tokoh-tokoh utamanya, dan signifikansinya secara global? 

Baca Juga: Cara Mengucapkan Selamat Tinggal kepada Rekan Kerja Saat Resign dan Contoh Kata-kata Perpisahan

1. Sejarah Hari Buruh:
Akar May Day dapat ditelusuri kembali ke akhir abad ke-19, di tengah dampak besar Revolusi Industri terhadap kondisi tenaga kerja.

Katalis May Day adalah perjuangan untuk bisa mendapatkan jam kerja delapan jam sehari, sebuah gerakan yang diperjuangkan oleh aktivis buruh di seluruh dunia.

Salah satu peristiwa penting terjadi di Chicago pada tahun 1886 ketika para pekerja melakukan pemogokan besar-besaran yang menuntut delapan jam kerja sehari.

Pada tanggal 1 Mei tahun itu, ribuan orang turun ke jalan dalam peristiwa yang dikenal sebagai Peristiwa Haymarket. Protes damai tersebut berubah menjadi tragis ketika sebuah bom meledak sehingga menimbulkan kekerasan dan korban jiwa.

Meskipun terjadi kekacauan, semangat gerakan ini tetap bertahan, menggalang dukungan terhadap hak-hak pekerja.

Baca Juga: Lowongan Kerja Sebagai Trainee BAP Internal Audit Bank Permata, Buat Kamu yang Mau Rintis Karier Sebagai Auditor

2. Siapa pencetusnya?
Di antara tokoh-tokoh terkemuka yang terkait dengan gerakan awal May Day adalah August Spies, seorang anarkis dan pemimpin buruh Amerika kelahiran Jerman.

Spies adalah salah satu penyelenggara rapat umum Haymarket dan kemudian menjadi salah satu Martir Haymarket, yang dieksekusi karena dugaan keterlibatannya dalam pemboman tersebut.

Tokoh berpengaruh lainnya adalah Eugene V. Debs, seorang pengorganisasi buruh terkemuka dan pemimpin sosialis di Amerika Serikat.

Debs memainkan peran penting dalam mengadvokasi hak-hak pekerja dan mengakui tanggal 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X