Di Amerika Serikat, Toko Ted Baker Tutup Seluruhnya. Apa yang Terjadi dengan Brand Inggris Ini?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 24 Mei 2024 | 19:06 WIB
Brand Inggris Ted Baker menutup toko-tokonya di Amerika Serikat yang berjumlah 31 toko. (Ted Baker)
Brand Inggris Ted Baker menutup toko-tokonya di Amerika Serikat yang berjumlah 31 toko. (Ted Baker)

PejuangKantoran.com - Dunia fashion juga sedang tidak baik-baik saja. Marks and Spencers mengumumkan akan menutup 67 tokonya di Inggris dalam empat tahun ke depan, dimulai dari April 2024 lalu.

Kini dikabarnya toko Ted Baker tutup. Brand asal Inggris ini menutup 31 tokonya yang ada di Amerika Serikat.

Hal itu terjadi tak lama setelah Ted Baker Group, yang terdiri atas Ted Baker Canada dan Ted Baker Inc., mengajukan Bab 15 ke Pengadilan Kebangkrutan AS di New York bulan lalu, menyusul proses serupa di Kanada dan Inggris.

Baca Juga: Pengajuan Working Holiday Visa di Australia Segera Dibuka Lagi, Cek Dokumen yang Dibutuhkan!

Keputusan itu diambil setelah Authentic Brand Group –yang mengakuisisi Ted Baker pada tahun 2022– berhenti membayar pemasoknya, demikian menurut laporan di Wall Street Journal.

Dalam pengajuan ke pengadilan, grup perusahaan tersebut mengatakan bahwa langkah tersebut disebabkan oleh “kendala likuiditas” yang antara lain disebabkan oleh “arus kas negatif dan masalah modal kerja”.

Populer di kalangan selebriti

Toko Ted Baker tutup seluruhnya di tengah meluasnya “kiamat ritel” yang mendorong semakin banyak toko fisik yang tutup.

Sekitar 600 karyawan di Amerika Utara akan terkena dampak penutupan tersebut.

”Kami berharap ada hasil yang lebih baik bagi karyawan dan pemangku kepentingan Ted Baker,” kata John McNamara, Kepala Strategi Dan Transisi untuk Authentic Brands Group.

Ada 31 toko Ted Baker di AS, di mana tiga di antaranya ada di New York dan satu di Westfield Mall yang bermasalah di San Francisco. Masih ada sembilan toko lagi di Kanada.

Baca Juga: Working Holiday Visa Tersedia buat yang Mau Liburan sambil Kerja di Australia selama 12 Bulan

Ted Baker -yang pertama kali dibuka di Glasgow pada tahun 1988- merupakan brand yang selama bertahun-tahun populer di kalangan selebriti, di antaranya Emma Stone dan Amal Clooney.

Perusahaan ini didirikan oleh Ray Kelvin, yang berhenti pada tahun 2019 di tengah tuduhan bahwa ia melakukan pelecehan seksual kepada karyawannya.

Sejumlah karyawan perempuan melaporkan bahwa Kelvin meminta mereka memeluknya, meminta mereka duduk di pangkuannya, serta sejumlah perbuatan tak menyenangkan lainnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: The Daily Mail, Fashion United

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X