Prabowo, yang mengenakan jas dan kopiah hitam, melanjutkan pembahasan sejumlah hal terkait penguatan kerja sama kedua negara.
Beberapa bidang tersebut mencakup pendidikan, ketahanan pangan pertahanan hingga energi nuklir.
"Penekanan utama saya pada bagian ketahanan pangan; keamanan energi, dan pendidikan," kata Prabowo.
Baca Juga: Sistem Hybrid Bikin Karyawan Stres Karena Harus Booking Tempat Duduk Sebelum Masuk Kerja
Terkait bidang energi nuklir, Prabowo mengatakan saat ini sedang mendalami dan berdiskusi terkait potensi kerja sama dengan pihak Rusia.
Sementara sektor pariwisata, Prabowo juga mengungkap dukungan atas sejumlah langkah yang akan dilakukan Rusia. Salah satunya rencana membuka Konsulat Jenderal Rusia di Bali.
Selain itu, Prabowo Subianto juga mengundang Rusia untuk menghadiri pameran pertahanan yang akan digelar pada November 2024 mendatang di Indonesia.
Artikel Terkait
Buat Pencinta Barang Branded, Penjualan Gucci Drop 20 Persen di Q2 2024
Menteri Bappenas Sebut PNS Bakal Naik Gaji di 2025
5 Tahap Project Management, dari Inisiatif hingga Hasil Akhir yang Diharapkan
Meta Buka Lowongan Pekerjaan di Indonesia untuk Jadi Public Policy Manager
Kalau Tak Mau Gagal, Bos Harus Sering-Sering Business Trip (Kata CEO JPMorgan Jamie Dimon)
Microsoft Down Lagi, Pengguna Tidak Dapat Mengakses Email, Xbox Live, dan Fungsi 365
Mengapa Angga Dwimas Sasongko Pakai Tiga Kamera Berbeda untuk Film Heartbreak Motel?