Intel Corporation Umumkan PHK Karyawan di 2024 Ini

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Selasa, 6 Agustus 2024 | 08:00 WIB
Kantor perusahaan Intel (Intel.com)
Kantor perusahaan Intel (Intel.com)

PejuangKantoran.com - Intel Corporation mengumumkan PHK karyawannya di tahun ini.

Industri teknologi dihebohkan dengan berita tentang potensi PHK Intel pada tahun 2024, ketika raksasa semikonduktor ini bergulat dengan serangkaian tantangan. Perkembangan terbaru ini terjadi seiring dengan permasalahan yang sedang berlangsung pada prosesor Intel generasi ke-13 dan ke-14, yang semakin memperumit posisi perusahaan di pasar chip yang semakin kompetitif.

Menurut laporan Bloomberg baru-baru ini , Intel siap mengumumkan PHK secara signifikan pada laporan pendapatan kuartal kedua mendatang. Meskipun jumlah pastinya masih belum dapat dikonfirmasi, sumber menunjukkan bahwa ribuan karyawan dari 110.000 tenaga kerja global Intel dapat terkena dampak PHK Intel ini pada tahun 2024.

Baca Juga: Singapura Melonggarkan Aturan Bagi Mahasiswa Asing untuk Mengajukan Permanent Resident

Ini bukan pertama kalinya Intel memangkas tenaga kerjanya dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan memulai PHK pada bulan Oktober 2022 dan melanjutkan tren tersebut sepanjang tahun 2023, dengan mengurangi stafnya sekitar 5% selama periode tersebut.

Potensi PHK Intel pada tahun 2024 akan menandai kelanjutan dari strategi pemotongan biaya ini saat perusahaan menghadapi masa-masa yang penuh gejolak.

Berita tentang potensi PHK Intel pada tahun 2024 datang pada saat yang sangat menantang bagi produsen chip tersebut. Intel sedang bergulat dengan masalah yang dipublikasikan yang mempengaruhi prosesor desktop generasi ke-13 dan ke-14. Pengguna telah melaporkan seringnya sistem crash, layar biru mati, dan ketidakstabilan, terutama saat melakukan tugas berat seperti bermain game.

Baca Juga: Yang Perlu Dilakukan oleh Atasan Jika Karyawan Menerima Umpan Balik yang Tidak Memuaskan

Akar penyebab masalah ini telah ditelusuri ke bug mikrokode yang menyebabkan prosesor mengeluarkan tegangan berlebih. Hal ini tidak hanya menyebabkan ketidakstabilan tetapi juga menimbulkan kekhawatiran tentang potensi kerusakan jangka panjang pada chip yang terkena dampak.

Intel telah menjanjikan patch mikrokode untuk mengatasi masalah ini, namun cara perusahaan menangani situasi ini menuai kritik dari konsumen dan pengamat industri.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: dataconomy.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X