PejuangKantoran.com - Brian Niccol, CEO dan Chairman Chipotle Mexican Grill, ditunjuk untuk menggantikan Laxman Narasimhan sebagai CEO Starbucks per 9 September 2024.
Namun Niccol tidak akan diminta untuk pindah ke kantor pusat Starbucks di Seattle saat ia mulai bertugas bulan depan. Pria berusia 50 tahun ini akan mendapat privilese untuk tetap tinggal di rumahnya di Newport Beach, California.
Untuk bepergian ke kantor pusat Starbucks yang berjarak 1.600 km dari rumahnya, Starbucks akan menyediakan jet perusahaan, begitu menurut surat penawaran CEO baru itu.
Baca Juga: Waspada Gempa Megathrust di Indonesia, Ini Survival Bag yang Perlu Dipersiapkan
Untuk menjabat sebagai CEO Starbucks, Bryan Niccol akan dibayar gaji pokok sebesar $1,6 juta per tahun (sekitar Rp24,8 miliar).
Ia juga punya kesempatan untuk mendapatkan bonus tunai tahunan yang berkisar dari $3,6 juta hingga $7,2 juta (sekitar Rp55,8 miliar – Rp111,7 miliar) tergantung pada kinerjanya.
Niccol juga berhak atas penghargaan ekuitas tahunan senilai hingga $23 juta. Ia juga mendapat kesepakatan serupa saat menjadi CEO Chipotle pada tahun 2018.
Saat itu, jaringan restoran cepat saji tersebut berkantor pusat di Denver, Colorado. Niccol— yang menjabat sebagai CEO Taco Bell sebelum bertugas di Chipotle— tinggal di Newport Beach, 15 menit berkendara dari kantor utama Taco Bell di Irvine, California.
Chipotle memindahkan kantor pusatnya dari Denver ke Newport Beach tiga bulan setelah mengumumkan pengangkatan Niccol.
Dalam surat penawaran, Starbucks juga mencatat bahwa mereka akan mendirikan kantor jarak jauh untuk Niccol di Newport Beach bersama dengan asisten pilihannya.
Namun, saat tidak bepergian untuk bekerja, Niccol tetap diharapkan untuk bekerja dari kantor Seattle setidaknya tiga hari seminggu sesuai dengan kebijakan kerja hibrida Starbucks, kata juru bicara perusahaan.
"Kantor utama Brian dan sebagian besar waktunya akan dihabiskan di Seattle Support Center, atau mengunjungi mitra dan pelanggan di toko, tempat pemanggangan, fasilitas pemanggangan, dan kantor kami di seluruh dunia," tambah juru bicara tersebut.
Jadwal kerja tersebut melebihi aturan kerja hybrid yang ditetapkan untuk karyawan lain. Karyawan Starbucks diharuskan bekerja dari kantor setidaknya tiga hari seminggu sejak awal 2023.
Akibatnya, pengaturan kerja Niccol makin menegaskan kesenjangan daya tawar antara eksekutif tingkat tinggi dan karyawan rata-rata dalam hal fleksibilitas kerja.
Artikel Terkait
Lowongan Kerja di Air Asia Sebagai Senior Executive, Social Media
Perusahaan Impian Kamu Mengundang Interview usai Kamu Menerima Pekerjaan di Tempat Lain, Now What?
Cara Merespons Undangan Wawancara dari Perusahaan Impian setelah Kamu Diterima di Tempat Lain
Kesempatan untuk Jadi Diplomat: Kemenlu Buka Seleksi CPNS 2024 untuk 100 Formasi
Bertemu PM Australia, Prabowo Perbarui Perjanjian Pertahanan untuk Memperluas Latihan Militer Bersama
Terinspirasi Kisah Nyata, Kuasa Gelap Hadirkan Jerome Kurnia sebagai Pastor Eksorsisme
Tinggal 2 Hari, Lowongan Kerja Program Magang LBJR Jasa Raharja 2024 Sudah Dibuka