Pejuangkantoran.com Bukannya memberantas judi online,sejumlah pegawai dan staf ahli Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang semula Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) ditangkap Polda Metro Jaya terkait kasus judi online.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, di kawasan Rose Garden, Kota Bekasi, pada Jumat (1/11), dari 11 orang yang ditangkap Polda Metro Jaya, 10 orang adalah staf ahli dan pegawai Komdigi.
Kesepuluh pegawai Komdigi ini ditangkap sebab menyalah gunakan wewenang. Mereka yang seharusnya berwenang untuk memblokir situs judi online tapi tak melakukannya.
Menurut salah seorang pegawai Komdigi yang tidak disebut namanya, mengaku dari 5.000 situs judi online yang ia jaga, 4.000 dilaporkan ke atasannya.
Sementara yang 1000 situs sisanya ia jadikan sarana mengeruk keuntungan pribadi.
“Dibina (1000). Dijagain, pak, supaya gak keblokir,” kata pelaku tersebut saat diperiksa Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra, seperti yang disampaikan di Detik.com (2/11/2024).
Baca Juga: Warganet Ramai Bahas Candy Crush Usai Cinta Mega Bantah Main Judi Online Saat Rapat Paripurna
Keuntungan Rp8,5 Miliar
Dari menjaga sejumlah situ judi online ini, pelaku mengaku mendapatkan keuntungan Rp8,5 juta dari tiap situs yang dia jaga untuk tidak diblokir. Jika dihitung total dari 1000 situs ia jaga, maka dalam sebulan ia sudah mengantungi Rp8,5 miliar.
Dengan keuntungan itu, pelaku bahkan sampai membuat semacam kantor satelit yang berada di ruko yang digunakan untuk admin dan operator bekerja menjaga situs-situs tersebut. Untuk biaya mempekerjakan admin dan operator ini, pelaku menyisihkan Rp5 juta sebulan.
Admin dan operator bahkan sampai punya jam kerja selayaknya kantor-kantor pada umumnya. Mereka mulai bekerja dari pukul 08:00 – 20:00 WIB.
Menurut penakuannya, kantor satelit ini benar-benar inisiatif pelaku dan tidak sepengetahuan atsan di Komdigi.
Artikel Terkait
2 Pesan Presiden Prabowo untuk Para Menterinya: "Silakan Keluar dari Pemerintahan Jika...."
4 Prajurit Terbaik dari TNI dan Polri yang Kini Menjadi Ajudan Presiden Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Wajibkan Para Menteri Pakai Maung sebagai Mobil Dinas, Ini Alasannya!