Dukung Edukasi dan Pembiayaan UMKM, BRI Salurkan Kredit hingga Rp1,1 Triliun pada Akhir Q3

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Minggu, 3 November 2024 | 12:56 WIB
Segmen UMKM menjadi prioritas utama dukungan BRI dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. (BRI)
Segmen UMKM menjadi prioritas utama dukungan BRI dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. (BRI)

PejuangKantoran.com - Sebagai pilar penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perlu mendapat dukungan baik dalam pemberdayaan sumber daya manusia maupun akses pembiayaannya.

Segmen UMKM ini menjadi prioritas utama dukungan BRI dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.

Menurut Direktur Utama BRI Sunarso, melalui pemberdayaan UMKM, BRI mengambil peran dalam membangun ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.

Baca Juga: Tim Elang Relawan BRI Makin Sigap dalam Upaya Mitigasi terhadap Dampak Bencana

Untuk memberdayakan UMKM sehingga layak dilirik oleh perbankan dan mendapatkan pembiayaan, menurut Sunarso PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk telah memiliki strategi khusus.

“Sesungguhnya UMKM kita itu lebih membutuhkan edukasi daripada advokasi. Kenapa demikian? Kalau advokasi sebenarnya menempatkan UMKM di bawah.

"Di bawah bank, di bawah lembaga pembiayaan. Kalau diedukasi sebenarnya menempatkan UMKM sejajar dengan bank sebagai mitra,” ujarnya.

Ia mengatakan, setidaknya terdapat lima hal yang perlu diedukasi kepada UMKM.

Pertama, tentang spirit atau semangat kewirausahaan.

“Itu yang harus kita educate kepada UMKM. Karena pelaku UMKM sangat banyak sehingga masih beragam level-nya,” ujar Sunarso.

Baca Juga: Agar Pengaduan Pelanggan Ditangani dengan Tuntas, BRI Gelar Sosialisasi dengan Ombudsman

Kedua, kemampuan melakukan administrasi dan manajerial. Hal ini merupakan pekerjaan rumah yang penting. Sebab kedua hal tersebut masih merupakan area yang sangat luas untuk dikerjakan.

Ketiga, aksesibilitas UMKM terhadap informasi, pasar, teknologi dan pendanaan.

Keempat, soal keberlanjutan, baik tentang keberlanjutan bisnis maupun keberlanjutan lingkungan.

Kelima, mengenai prinsip Good Corporate Governance kepada UMKM.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X