PejuangKantoran.com - Sesuai peraturan yang telah disepakati sebelum berangkat, penerima beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) harus kembali dan berkarya di Indonesia.
Namun beberapa waktu belakangan, ramai diperbincangkan banyak penerima beasiswa LPDP yang tidak kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan studinya.
Mereka memilih mencari pekerjaan dan hidup di luar negeri dengan biaya dari LPDP, bahkan bersama istri/suami dan anaknya. Secara tidak langsung mereka hidup menggunakan uang negara.
Baca Juga: Cara Mengaktifkan Fitur Limit Transaksi Kartu Debit Di Aplikasi Mobile Banking BRI
Menanggapi polemik tersebut, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Brodjonegoro menegaskan bahwa alumni LPDP tidak harus kembali ke Indonesia.
Alasan utamanya adalah karena negara belum dapat menjamin pekerjaan mereka.
Indonesia belum bisa menampung alumni LPDP
Dilansir dari Detikcom, Satryo mengatakan bahwa sampai saat ini Indonesia belum memiliki cukup tempat untuk menampung alumni penerima beasiswa LPDP berkarya.
Hal ini justru akan merugikan mereka karena ilmu yang didapatkan tak akan terpakai.
"Kasihan dia nanti. Ilmunya tinggi, di sini tidak ada wadahnya. Lebih baik kamu teruskan ke sana saja. Yang penting merah putih," ujarnya.
Baca Juga: Sukuk Tabungan ST013 Sudah Bisa Dibeli Mulai 8 November, Imbal Hasilnya Jauh di Atas Deposito!
Masih menurut Satryo, Indonesia akan tetap berbangga jika ada warganya yang memiliki prestasi di luar negeri.
"Meskipun dia tidak pulang, tapi dia punya prestasi yang bagus. Kemudian, dia suatu hari menemukan inovasi. Kan kita bilang, Indonesia yang menemukan inovasi itu meskipun di luar negeri," kilahnya.
Tak akan ada sanksi
Karena sampai saat ini tidak ada aturan khusus bagi alumni untuk wajib pulang, Mendikti Saintek Satryo Brodjonegoro menegaskan bahwa para alumni LPDP tidak akan dikenakan sanksi jika tidak pulang ke Indonesia.
Artikel Terkait
Terbuka Kesempatan Kerja Remote Sambil Nikmati Musim Dingin Di 3 Wilayah Nordik. Tertarik?
Karena Pindah Karir Bisa Menyeramkan, Ini 6 Strategi yang Bisa Dilakukan untuk Menghadapinya
Tupperware Tak Jadi Bangkrut, Malah Janji Mau Berubah Jadi 'Perusahaan Start-Up'
Maskapai Jerman Lufthansa Luncurkan Kabin Pasangan, Jadi Bisa Duduk Berdampingan Dalam Satu Kabin!
Yuk, Cari Kesempatan Kerja di Jepang di Tokyo Job Fair 2024! Jangan Terlewat Jadwalnya, Ikuti Petunjuknya!
Jangan Buka Tagihan Pajak dengan File APK, BRI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terkecoh
Rumah Kosong di Jepang Dijual Seharga Rp150 Jutaan Saja, tapi Mengapa Bukan Investasi Bagus?