PejuangKantoran.com - Sudahkah kamu membeli produk investasi? Jika kamu berniat untuk memiliki produk investasi, kamu akan membutuhkan bank kustodian untuk membantu proses administrasi dan mengawasi semua asset keuanganmu.
Bank kustodian ini sudah mengantongi izin dari izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan tugas-tugas tersebut, sehingga bisa dipastikan layanan bank tersebut bisa dipertanggungjawabkan.
Nah, kalau kamu nasabah BRI, kamu juga bisa menggunakan Bank Kustodian BRI untuk meningkatkan layanan perbankan dan memperluas akses keuangan termasuk ekosistem pasar modal.
Bank kustodian ini sudah melayani pasar modal Indonesia selama lebih dari 28 tahun, dengan menyediakan berbagai layanan seperti safekeeping, pengelolaan reksa dana, efek beragun aset (EBA), kontrak pengelolaan dana (KPD), dan jasa kustodian lainnya.
Hingga September 2024, total Asset Under Custody yang dikelola sudah mencapai Rp 1.391 triliun.
Saat ini, Bank Kustodian BRI meluncurkan satu fitur baru, yakni layanan Multi-share Class, untuk memenuhi kebutuhan pasar investasi yang semakin dinamis.
Fitur baru ini memungkinkan manajer investasi membentuk satu reksadana menjadi beberapa kelas unit penyertaan.
Setiap kelas punya kekhususan dalam biaya pengelolaan investasi, mekanisme pembagian hasil investasi, maupun tingkat minimum pembelian unit penyertaan reksadana (subscription).
Reksa sana semakin mudah dikelola
Baca Juga: Skor ESG Naik, BRI Tembus Peringkat 5 Persen Teratas Di Sektor Perbankan Global
Dengan masing-masing unit penyertaan tersebut, manajer investasi dapat menawarkan pilihan lebih spesifik sesuai dengan segmen investor bagi investor sesuai dengan size, profil risiko, preferensi biaya, maupun target return investasi yang dikehendaki.
Melalui fitur Multi-share Class, manajer investasi akan semakin mudah mengelola dan mengadministrasikan reksa dana yang dimilikinya.
“Selain itu, hal ini dapat menjadi solusi bagi para manajer investasi dan investor reksa dana yang mencari fleksibilitas lebih dalam pengelolaan portfolio investasi,” ujar Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan BRI Agus Noorsanto.
Produk tersebut, lanjut Agus, memang dirancang untuk memudahkan manajer investasi dalam mengelola berbagai kebutuhan investor di dalam satu reksa dana tanpa perlu membuka berbagai produk reksa dana baru secara terpisah.
Artikel Terkait
Gara-gara Sal Priadi Bocorkan Film RM BTS di Jogja-NETPAC Film Festival, Tiket JAFF Diburu Army!
Perempuan Lebih Baik daripada Laki-Laki dalam Wawancara Kerja, meskipun Lebih Stres
Lowongan Kerja Jadi Social Media Officer di Jiniso, Pas Buat yang Passion di Dunia Maya
Garuda Indonesia Hadirkan Pikachu Jet GA-2: Sentuhan Budaya dan Semangat Petualangan Pokémon di Langit Indonesia
Awas Penipuan Daring! Ini 5 Tips Anti-Scam dari Meta agar Tetap Aman Berselancar di Media Sosial
Makan Siang Itu Wajib Dan Ini Menu Bekal Makan Siang DIY Yang Sehat, Mudah, Dan Praktis
Menyetor Tugas Melewati Tenggat Waktu Membuat Pekerjaan Kamu Dinilai Lebih Buruk