Selain LPDP, Ini 5 Beasiswa Luar Negeri yang Juga Buka di Januari 2025

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Senin, 6 Januari 2025 | 10:12 WIB
Kesempatan buat apply beasiswa   (Freepik)
Kesempatan buat apply beasiswa (Freepik)

PejuangKantoran.com - Bagi para pejuang beasiswa, tahun baru menjadi awal yang baru untuk kembali berusaha mendapatkan beasiswa terbaik. Di awal Januari 2025 ini, sudah ada beberapa beasiswa yang mulai membuka pendaftarannya.

Program-program beasiswa luar negeri 2025 ini memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa untuk berbagai jenjang pendidikan, mulai Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3).

Berikut adalah daftar beasiswa luar negeri yang bisa menjadi pilihan.

Baca Juga: 12 Juta Wisatawan Kunjungi Bali Sepanjang Tahun 2024, Berapa Target Kunjungan pada 2025?

  1. Beasiswa Doha Institute

Doha Institute di Qatar menyediakan beasiswa fully funded untuk jenjang S2 dan S3, tanpa adanya batas usia pelamar.

Ada dua jenis beasiswa yang dibuka oleh Doha Institute, yaitu beasiswa Tamim berdasarkan prestasi hingga nilai akademik dan beasiswa Sanad berdasarkan latar finansial mahasiswa.

Manfaat yang didapatkan adalah biaya kuliah penuh, biaya akomodasi asrama, biaya hidup tiap bulan, hingga asuransi kesehatan.

Pendaftaran Doha Institute dibuka 1 September 2024 hingga 15 Januari 2025. Sementara ajaran akademik baru 2025/2026 dimulai 17 Agustus 2025.

  1. Beasiswa Fulbright

Ini adalah program beasiswa bergengsi yang ditawarkan oleh Pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk pelajar, peneliti, dan profesional dari berbagai negara.

Beasiswa ini dibiayai secara penuh oleh Departemen Luar Negeri AS dan ditujukan untuk kamu yang ingin melanjutkan pendidikan jenjang S2 dan S3.

Pendaftaran sudah dibuka sejak 15 November 2024 hingga 15 Februari 2025 di https://stu.aminef.or.id/grantee/.

  1. Beasiswa KAIST

Korea Advanced Institute of Science and Technology atau KAIST adalah salah satu kampus terbaik bidang teknologi, riset, dan sains di Korea Selatan.

Selain beasiswa fully funded, KAIST juga memberikan tunjangan kesehatan berupa asuransi biaya medis hingga perawatan jika diperlukan.

Untuk biaya hidup per bulan, penerima beasiswa akan menerima biaya hidup sebesar 350.000 KRW – 400.000 KWR atau sekitar Rp3,8 juta – Rp4,4 juta.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X