4 Cara Menikmati Libur Lebaran Jadi Lebih Bermakna dan Menyenangkan

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Kamis, 27 Maret 2025 | 09:35 WIB
Rencanakan liburan di tahun 2025 mulai sekarang, simak jadwal liburnya! (Freepik)
Rencanakan liburan di tahun 2025 mulai sekarang, simak jadwal liburnya! (Freepik)

PejuangKantoran.com - Libur Lebaran semakin dekat, dan bagi Gen Z yang selalu berusaha menciptakan tren unik, mudik atau liburan bukan hanya soal perjalanan biasa.

Bagi mereka, perjalanan ini bisa menjadi kesempatan untuk refleksi diri dan mencari makna hidup lebih dalam. Salah satu tren yang kini semakin populer adalah "spiritual holiday," di mana perjalanan dimanfaatkan untuk memperdalam makna hidup dan spiritualitas.

Generasi muda, terutama Gen Z, telah mengubah cara pandang tentang perjalanan. Sebuah studi oleh Thrillist (2024) mengungkapkan bahwa 72% Gen Z dan milenial menganggap perjalanan sebagai bagian dari identitas mereka dan cara mengekspresikan diri.

Tak hanya itu, 88% dari mereka percaya bahwa pengalaman traveling berkontribusi pada perkembangan pribadi. Ini menunjukkan betapa pentingnya makna di balik setiap perjalanan yang mereka lakukan, dan kini tren wisata spiritual serta perjalanan bernilai religius semakin banyak diminati.

Baca Juga: Beri Bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro di Desa Jatihurip, BRI Dukung Pemberdayaan Desa Berkelanjutan

 

Berikut adalah empat cara menikmati spiritual holiday agar perjalanan Lebaran lebih bermakna tanpa mengurangi keseruan khas Gen Z:

  1. Detoks Digital: Rehat dari Media Sosial untuk Fokus pada Momen
    Lebaran adalah waktu yang tepat untuk terhubung secara nyata dengan keluarga dan orang terkasih. Dengan mengaktifkan mode "Do Not Disturb" pada ponsel, kamu bisa mengurangi gangguan notifikasi dari media sosial. Ini akan membantu kamu menikmati kebersamaan dan kedamaian tanpa terganggu, sehingga lebih bisa fokus pada momen spesial tersebut.

  2. Napak Tilas Sejarah Islami
    Perjalanan spiritual bisa menjadi pengalaman reflektif yang memperdalam iman. Mengunjungi destinasi religi, seperti masjid ikonik atau makam para wali, bisa menjadi pilihan untuk lebih mengenal warisan Islam di Indonesia.

  3. Staycation di Tempat yang Menenangkan
    Jika suasana rumah keluarga di kampung terasa terlalu ramai, staycation bisa menjadi solusi untuk menikmati libur Lebaran dengan cara yang lebih mindful. Menginap di hotel dengan suasana Islami, resor di pegunungan, atau bahkan glamping di tengah alam terbuka dapat memberikan ketenangan batin.

  4. Merencanakan Spiritual Bucket List Pasca-Lebaran
    Setelah Lebaran, banyak orang yang merasa semangat ibadahnya menurun seiring kembalinya rutinitas sehari-hari. Untuk menjaga konsistensi beribadah, membuat spiritual bucket list bisa menjadi cara efektif untuk tetap termotivasi.

    Salah satu yang bisa masuk dalam daftar ini adalah perjalanan umrah, yang bisa diperkaya dengan wisata ke negara-negara sekitar seperti Turki atau Kazakhstan. Kini, mewujudkan perjalanan impian ini semakin mudah melalui AirAsia MOVE, yang menawarkan lebih dari 700 maskapai global untuk perjalanan umrah maupun destinasi lain di Timur Tengah.

Baca Juga: Mau Mudik Lebaran Lewat Tol Trans-Jawa? Berikut Ini Daftar Rest Area Lengkap dengan Fasilitas-Fasilitasnya!

Dengan beragam cara ini, libur Lebaran tidak hanya akan terasa lebih bermakna, tetapi juga bisa menjadi momen refleksi dan peningkatan spiritualitas. Gen Z kini semakin menunjukkan bahwa perjalanan tak hanya soal destinasi, tetapi juga tentang pengalaman yang membentuk diri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Air Asia App

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X