Asal Usul Konklaf: Ketika Kardinal Dikunci di Ruangan Demi Memilih Paus

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Rabu, 7 Mei 2025 | 16:05 WIB
Konklaf di Vatikan  (Keuskupan Agung Jakarta)
Konklaf di Vatikan (Keuskupan Agung Jakarta)

PejuangKantoran.com - Proses pemilihan Paus di Gereja Katolik dikenal sangat tertutup dan penuh tradisi. Tapi tahukah kamu bahwa istilah konklaf yang kini identik dengan pemilihan Paus di Kapel Sistina berasal dari kejadian... ketika para kardinal dikunci di dalam sebuah ruangan?

Cerita ini terjadi lebih dari 750 tahun yang lalu, di sebuah kota kecil tak jauh dari Roma, Italia.

Awalnya, pemilihan Paus tidak seformal dan seteratur sekarang. Sebelum abad ke-13, pemilihan bisa dilakukan oleh gabungan uskup, rohaniwan lokal, bahkan kadang campur tangan dari kaisar atau raja.

Namun, semuanya berubah pada tahun 1271, setelah Gereja mengalami kekosongan kursi kepausan selama hampir tiga tahun—pemilihan terlama dalam sejarah.

Baca Juga: BRI Dukung Penuh Mimpi Para Pemain Liga Kompas U-14 Tembus Gothia Cup 2025 Swedia

Kala itu, Roma sedang dilanda kekacauan politik, dengan dua keluarga besar, Guelph dan Ghibelline, bertarung soal siapa yang berhak mengangkat pemimpin gereja. Karena kondisi yang tidak aman, Paus Alexander IV memindahkan kediaman kepausan ke kota Viterbo—sekitar 90 km di utara Roma.

Kota ini dianggap strategis karena dekat dengan Roma, punya benteng kota yang kuat, dan berada di jalur ziarah penting bernama Via Francigena.

Dari tahun 1257 hingga 1281, Viterbo menjadi “pusat Vatikan sementara”, dan dari sanalah sembilan Paus dipilih. Tapi yang paling bersejarah adalah pemilihan setelah wafatnya Paus Klemens IV.

Dua puluh kardinal diundang untuk memilih pengganti, dan mereka berkumpul di Istana Kepausan Viterbo pada tahun 1268.

Setahun berlalu, belum juga ada Paus baru. Masyarakat Viterbo akhirnya kehabisan kesabaran. Dengan bantuan otoritas lokal, mereka mengunci para kardinal di dalam istana. Tak hanya itu, makanan mereka dibatasi hanya roti dan air. Tujuannya jelas: tekan mereka sampai memilih!

Baca Juga: Pencari Kerja Juga Bisa Pakai AI Career Coach, Bisa Dipersonalisasi sesuai Kebutuhan Pengguna Lagi!

Tekanan tersebut membuahkan hasil. Setelah lebih dari tiga tahun tanpa Paus, akhirnya pada September 1271, kardinal memilih Teobaldo Visconti sebagai Paus, yang kemudian dikenal sebagai Paus Gregorius X.

Dari sinilah istilah conclave berasal, dari bahasa Latin cum clave yang berarti "dengan kunci"—karena para kardinal literally dikunci sampai mereka menghasilkan keputusan.

Paus Gregorius X yang baru terpilih menyadari bahwa proses pemilihan seperti ini tidak bisa dibiarkan terus-menerus tak terstruktur. Maka ia menerbitkan konstitusi apostolik Ubi periculum, yang berisi aturan resmi tentang bagaimana seorang Paus harus dipilih.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X