Pemerintah Siapkan Bantuan Subsidi Upah Mulai 5 Juni 2025, Sasar Pekerja Berpenghasilan Rendah

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Rabu, 28 Mei 2025 | 08:02 WIB
Percaya dirilah saat negosiasi gaji, dan sampaikan 3  kalimat berikut ini. (xtestator)
Percaya dirilah saat negosiasi gaji, dan sampaikan 3 kalimat berikut ini. (xtestator)

PejuangKantoran.com - Pemerintah tengah menyiapkan program Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang ditujukan bagi para pekerja dengan gaji di bawah Rp 3,5 juta per bulan. Program ini dirancang untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan akan mulai disalurkan pada 5 Juni 2025.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, BSU merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk menjaga tingkat konsumsi rumah tangga di tengah tekanan ekonomi yang masih berlangsung. Ia menyatakan bahwa bantuan ini merupakan salah satu dari beberapa program yang difokuskan untuk menjaga stabilitas daya beli masyarakat.

“BSU dan berbagai bentuk bantuan lain sedang disiapkan dan akan diberlakukan mulai 5 Juni,” ujar Airlangga kepada media pada Jumat malam, 23 Mei 2025.

Baca Juga: Foo Fighters Akan Konser di Jakarta Oktober 2025, Simak Detailnya

Program BSU kali ini akan mengadopsi skema serupa dengan yang pernah diterapkan selama pandemi COVID-19. Namun, nilai bantuannya akan lebih kecil dibandingkan periode sebelumnya yang sempat mencapai Rp 600 ribu per penerima.

“Skemanya mirip seperti saat COVID-19, tetapi jumlah bantuannya lebih kecil,” jelas Airlangga.

Sebagai catatan, pada tahun 2022 pemerintah sempat menyalurkan subsidi upah senilai Rp 600 ribu satu kali kepada pekerja yang memenuhi syarat.

Baca Juga: Program Desa BRILian Mendorong UMKM Camilan Khas Desa Hargobinangun Menjadi Andalan

Selain BSU, pemerintah juga sedang menyiapkan lima bentuk insentif ekonomi lainnya yang akan diluncurkan bersamaan. Insentif tersebut meliputi: subsidi iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), potongan harga tarif tol dan tiket pesawat, subsidi sebesar Rp 7 juta untuk pembelian motor listrik, serta diskon tarif listrik hingga 50 persen.

Meski begitu, Airlangga menambahkan bahwa sebagian besar insentif tersebut masih dalam tahap penghitungan anggaran. Khusus untuk BSU, dana telah tersedia dan saat ini hanya menunggu proses finalisasi sebelum disalurkan.

“Untuk BSU, anggarannya sudah siap, sekarang tinggal finalisasi,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X