Dukung Pembangunan Berkelanjutan, Green Financing BRI Terus Tumbuh di Tengah Transformasi Hijau Industri Perbankan

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Kamis, 12 Juni 2025 | 10:23 WIB
Menurut Direktur Human Capital & Compliance BRI A. Solichin Lutfiyanto, hingga akhir Triwulan I 2025, portofolio pembiayaan berkelanjutan BRI  telah mencapai Rp89,9 T. (BRI)
Menurut Direktur Human Capital & Compliance BRI A. Solichin Lutfiyanto, hingga akhir Triwulan I 2025, portofolio pembiayaan berkelanjutan BRI telah mencapai Rp89,9 T. (BRI)

Agen Perubahan Ekonomi Hijau

Direktur Human Capital & Compliance BRI A. Solichin Lutfiyanto menjelaskan bahwa penyaluran pembiayaan hijau ini menunjukkan keseriusan BRI dalam menjadi agen perubahan menuju ekonomi hijau.

Menurut Solichin, keuangan berkelanjutan penting untuk menjembatani kesenjangan dukungan keuangan bagi inisiatif-inisiatif keberlanjutan.

“BRI menjalankan peran penting dalam menyediakan pembiayaan bagi debitur untuk bertransisi ke praktik-praktik rendah karbon dan berkelanjutan, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam memperluas solusi pembiayaan hijau,” ujarnya.

BRI secara konsisten menyalurkan pembiayaan kepada sektor-sektor yang berdampak positif terhadap lingkungan, seperti energi terbarukan, pertanian ramah lingkungan, pengelolaan air dan limbah, serta efisiensi energi.

Ini semua adalah bagian dari agenda Environmental, Social, and Governance (ESG). Tak hanya mendukung agenda ESG, BRI pun juga terus memperkuat tata kelola keberlanjutan di internal Perusahaan.

Ini adalah bentuk adaptasi terhadap tuntutan global akan praktik keuangan yang bertanggung jawab.

Baca Juga: Diterapkan sesuai Prinsip ESG, Portofolio Sustainable Finance BRI Tembus Rp796 Triliun

Pendanaan dari BRI yang berbasis ESG cukup besar, yaitu 39,66% dari total pendanaan wholesale sebesar Rp111,79 triliun pada Triwulan I 2025. Komposisi ini mencakup penerbitan Green Bond dalam tiga fase dengan total Rp13,5 triliun, serta sustainability-linked loan senilai USD 1 miliar yang menjadi peluncuran pertama di sektor keuangan Asia untuk mendukung peningkatan komposisi pembiayaan mikro.

BRI juga menerbitkan inclusivity-based securities  sebagai bagian dari strategi adaptif dalam manajemen portofolio. Misal, Medium Term Notes dan Subordinated Bonds yang dialokasikan untuk UMKM, korporasi ultra mikro, serta individu berpenghasilan rendah.

Dengan integrasi prinsip ESG dalam seluruh rantai nilai pembiayaan dan pendanaan, BRI terus memperkuat perannya sebagai bank dengan misi keberlanjutan yang menyeluruh.

“Kami percaya bahwa kontribusi aktif terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) akan berdampak positif, tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga dalam memperkuat resiliensi ekonomi nasional,” pungkas Solichin. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: BRI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X