Pejuangkantoran.com - Kecelakaan pesawat Air India AI 171 yang terjadi pada 12 Juni 2025 meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak.
Tragedi ini menewaskan hampir seluruh penumpang, dengan hanya satu orang yang berhasil selamat. Ada 242 korban yang berada dalam penerbangan tersebut, termasuk Dr. Prateek Joshi, dokter asal India yang menetap dan bekerja di Inggrisdi.
Dr. Pratik Joshi dikenal sebagai spesialis radiologi yang bekerja di Rumah Sakit Royal Derby, Inggris. Ia pindah dari India ke Derby pada 2021, dan telah menjadi bagian dari rumah sakit tersebut selama empat tahun.
Baca Juga: Kenangan Para Korban Kecelakaan Tragis Air India, Ada yang Baru Pulang Menabur Abu Mendiang Istrinya
Rekan-rekan kerja menggambarkannya sebagai sosok yang tidak hanya andal dalam profesinya, tetapi juga ramah dan tulus dalam membangun hubungan dengan orang-orang di sekitarnya.
Kabar tentang kepergian Dr. Joshi dan keluarganya disampaikan oleh Kuil Hindu Derby, tempat mereka selama ini aktif beribadah.
Dalam pernyataan resminya, pihak kuil menyampaikan duka yang sangat mendalam, serta mengenang Dr. Joshi sebagai pribadi yang berdedikasi dan tulus dalam mendukung kegiatan komunitas.
Masa depan musnah dalam sekejap
Kepergian Dr. Joshi juga meninggalkan kisah yang mengharukan. Sejak berangkat ke London tahun 2016, ia bermimpi membangun masa depan yang lebih baik di luar negeri untuk istri dan ketiga anak mereka yang masih kecil, yang tinggal di Banswara, Rajasthan, India.
Setelah bertahun-tahun merencanakan, mengurus dokumen, dan bersabar, mimpi itu akhirnya menjadi kenyataan. Baru dua hari sebelum keberangkatan mereka, sang istri, Dr. Komi Vyas, yang juga seorang dokter, mengundurkan diri dari pekerjaannya di di Udaipur Medical College.
Koper telah dikemas, ucapan selamat tinggal diucapkan, masa depan yang cerah juga telah menanti.
Dipenuhi harapan dan kegembiraan, mereka menumpang pesawat Air India AI171 dari Ahmedabad ke London, Kamis (12/6/2025). Mereka masih sempat mengambil swafoto, dan mengirimkannya para kerabat mereka sebagai salam perpisahan.
Namun, pesawat mengalami gangguan teknis dan kehilangan kendali sesaat setelah lepas landas. Dreamliner itu sempat mengirim sinyal darurat, tetapi tidak ada respons lebih lanjut.
Pesawat Boeing 787 dengan nomor penerbangan AI 171 tersebut akhirnya jatuh di kawasan permukiman Meghani Nagar, India bagian barat, sesaat setelah mengudara.
Artikel Terkait
Bekerja di Luksemburg via Visa Sponsorship, Bisa Dapat Gaji Tinggi dan Bonus Tahunan!
Prabowo Janji Naikkan Gaji Hakim, Tertinggi Bisa Sampai 280%
Mariah Carey Gelar Konser di Jakarta, Ini Tanggal, Lokasi, dan Harga Tiketnya
Fête de la Musique 2025 Ramaikan Indonesia: Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Kota-Kota Lain Siap Berpesta Musik
45 Penerima BRI Fellowship Journalism 2025 Wujud Komitmen Untuk Tingkatkan Kualitas Insan Pers Nasional
Ada Nama Indonesia yang Berperan Dalam Perkembangan dan Sejarah Pesawat Tempur Siluman Dunia
Musikal Keluarga Cemara Rilis Album 'Lagu-lagu Cemara', Gandeng JKT48 hingga Ruth Sahanaya