Pejuangkantoran.com – Indonesia adalah negara kepulauan dengan wilayah yang sangat luas denadi seluruh penduduk yang banyak dan tersebar di seluruh wilayah. Tantangan sosial yang dihadapi Indonesia sangatlah kompleks.
Salah satu masalah sosial yang paling mencolok di Indonesia adalah ketimpangan sosial dan ekonomi. Pertumbuhan ekonomoni nasional cukup tinggi, namun distribusinya belum merata.
Social bond adalah salah satu cara dalam menghadapi tantangn ini. Social bond menjadi instrumen strategis untuk:
- Mempercepat inklusi ekonomi;
- Mendukung keadilan sosial;
- dan, Memperkuat stabilitas jangka panjang ekonomi nasional.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau biasa disebut BRI, secara resmi menerbitkan Social Bond atau Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 dengan nilai total sebesar Rp5 triliun dan mencatatkan oversubscription hingga Rp6,57 triliun atau 1.31 kali dari target awal.
Fundamentak dan komitmen BRI dalam keuangan berkelanjutan ini, menjadikan investor antusias terhadap program ini.
BRI tercatatat sebagai bank pertama di Indonesia yang menerbitkan Social Bond. Penerbitan obligasi ini merupakan bagian dari Program Penawaran Umum Berkelanjutan I dengan target penghimpunan dana sebesar Rp20 triliun.
Baca Juga: BRI Kembali Diberi Amanah Oleh Pemerintah Untuk Menyalurkan Bantuan Subsidi Upah Tahun 2025
Penanda Kuatnya Reputasi BRI
Acara penandatanganan Perjanjian Penerbitan Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan BRI Tahap 1 Tahun 2025 dilakukan di Kantor Pusat BRI Jakarta pada Rabu (18/06), dengan dihadiri oleh Direktur Utama BRI Hery Gunardi, Direktur Treasury & International Banking BRI Farida Thamrin, Direktur Operations BRI Hakim Putratama serta jajaran Direksi Joint Lead Underwriters, serta perwakilan Lembaga dan Profesi Penunjang penerbitan obligasi.
Masih sedikitnya isntrumen surat berharga yang berwawasan sosial di Indonesia menjadi alasan dalam BRI menerbitkan Social Bond.
“Ini juga menjadi bukti nyata komitmen BRI untuk menjaga pendanaan yang berwawasan ESG,” ujar Direktur Utama BRI Hery Gunardi.
Penerbitan Social Bond ini menandai kuatnya reputasi BRI sebagai lembaga keuangan yang bertanggung jawab secara sosial. Strategi ini juga untuk mendukung strategi penguatan struktur pendanaan melalui diversifikasi sumber dana berbasis wholesale funding.
“Langkah ini juga menjadi strategi perseroan untuk memperluas akses terhadap pasar pendanaan yang lebih kompetitif dan berkelanjutan”, tambah Hery.
Obligasi Berwawasan Sosial BRI telah mendapatkan pengakuan dengan memperoleh peringkat idAAA (Triple A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO). Ini mencerminkan prospek keuangan yang sangat stabil dari BRI.
Artikel Terkait
Dukung Pembangunan Berkelanjutan, Green Financing BRI Terus Tumbuh di Tengah Transformasi Hijau Industri Perbankan
Salurkan KUR Rp69,8 triliun ke 8,3 Juta Debitur UMKM, BRI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Produsen Madu Artisan Binaan BRI BeeMa Honey Makin Naik Kelas hingga Tembus Pasar Global
Dari Dapur Rumahan, UMKM Mitra Program MBG Mampu Tingkatkan Kapasitas Dapur berkat Dukungan Pembiayaan BRI
Labuna, Produk UMKM Binaan BRI Asli Mojokerto Siap Membawa Aroma Rempah Indonesia ke Pasar Global
Transaksi Naik Drastis, Merchant BRI Kebanjiran Hadiah dari Voucher Belanja sampai Mobil Listrik!