Ini menjadi simbol bahwa perjalanan bangsa ini dimulai dari persatuan, diwujudkan dalam kesejahteraan rakyat, dan diarahkan menuju masa depan yang maju.
Logo yang terpilih adalah hasil karya Bram Patria Yoshugi dari studio desain grafis THINKING*ROOM.
Desain ini dipilih melalui sayembara nasional yang berlangsung dari 23 Mei – 1 Juni 2025 lalu.
Proses penilaiannya juga melibatkan para ahli dari Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) agar hasilnya benar-benar berkualitas dan merepresentasikan semangat bangsa.
Ajang kolaborasi antara negara dan rakyat
Tahun ini, perayaan kemerdekaan akan dibuat lebih semarak dari sebelumnya.
Pemerintah ingin menjadikannya sebagai simbol semangat baru pemerintahan, sekaligus bentuk penghormatan pada cita-cita para pendiri bangsa.
Baca Juga: Mengapa Pegawai Kantoran Masih Harus Ikut Upacara Bendera Saat Kemerdekaan Indonesia?
Peringatan ini juga akan menjadi ajang kolaborasi antara negara dan rakyat. Jadi, bukan cuma urusan pemerintah, tapi semua orang bisa ikut berpartisipasi.
Untuk memastikan seluruh instansi dan masyarakat bisa ikut serta dengan semangat yang sama, pemerintah sudah menyediakan pedoman penyelenggaraan lengkap, termasuk tema, logo, dan panduan visualnya.
Pedoman ini bisa diunduh lewat situs resmi Sekretariat Negara di www.setneg.go.id atau langsung ke https://hut80ri.setneg.go.id.
Pemerintah berharap, perayaan HUT ke-80 RI bisa menjadi momen penting yang memperkuat rasa persatuan, menumbuhkan rasa bangga, dan menambah semangat bersama untuk membangun Indonesia yang lebih maju dan berdaulat. ***
Artikel Terkait
Ditjen Imigrasi Resmi Umumkan Paspor Indonesia Ganti Warna pada Hari Kemerdekaan Ke-79
Bertahap, ASN Pindah Ke IKN Usai HUT Kemerdekaan RI Setelah Lolos Syarat Kompetensi sesuai Jabatan
Maung Garuda Limousine Mobil Kepresidenan RI Pertama Yang Produksi Lokal
Tarif Trump 32% ke RI Picu Kekhawatiran Investor, Strategi Diversifikasi Disarankan