Pada akhirnya, studi MIT ini menjadi pengingat bahwa AI generatif bukan hanya soal teknologi canggih, tapi tentang kesiapan perusahaan untuk berubah dan mengimplementasikannya.
“AI bukan lagi soal siapa yang paling cepat punya alatnya, tapi siapa yang benar-benar bisa mengintegrasikannya ke cara kerja sehari-hari,"pungkas Aditya.
Artikel Terkait
Pensiun Mikro: Libur Panjang di Tengah Karir, Tren Baru Anak Muda yang Lagi Naik Daun
Belum Dapat Tempat buat Magang? Nih, Lowongan Magang Product Support Intern di Blibli.com
5 Kiat Minta Bantuan Koneksi di LinkedIn untuk Cari Pekerjaan tanpa Terkesan Memaksa
Frustrasi Mencari Pekerjaan, Gen Z di China Rela Bayar Rp100 Ribu untuk Pura-pura Kerja
Alpukat: Sayuran Utama untuk Jantung Sehat Menurut Kardiolog
Joko Anwar, Mira Lesmana, dan Yandy Laurens Bakal Jadi Mentor Sineas Muda di Kompetisi Film Vidio
Jangan Sembarangan Dalam Memakai Kaus Kaki Lari. Berikut Alasan dan Panduannya!