M-Banking BYOND Kembali Bermasalah Jelang Gajian, Nasabah BSI Curhat Jadi Susah Transaksi

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Kamis, 4 September 2025 | 21:34 WIB
Nasabah kerap mengeluhkan aplikasi mobile banking BSI, BYOND, yang sering mengalami gangguan saat awal bulan. (Instagram @lifewithbsi)
Nasabah kerap mengeluhkan aplikasi mobile banking BSI, BYOND, yang sering mengalami gangguan saat awal bulan. (Instagram @lifewithbsi)

PejuangKantoran.com - Aplikasi superapp BYOND milik PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) kembali mengalami gangguan cukup lama, yaitu lebih dari satu hari. Masalah ini pun ramai dikeluhkan para nasabahnya di media sosial X (Twitter).

Gangguan pertama kali dirasakan sejak Senin (2/9/2025). Hingga Selasa siang, masih banyak nasabah yang melaporkan bahwa aplikasi belum normal.

Beberapa pengguna bahkan menyebut, gangguan BYOND sering terjadi di awal bulan, terutama mendekati tanggal gajian.

Baca Juga: Sebut Hubungan Seperti Kakak-Adik, Pemuda Malaysia Ikut Demo Desak Pemerintah Indonesia Bebaskan Aktivis

Seorang pengguna akun X menulis, “@bankbsi_id tiap tanggal 1 mesti error aplikasi Byond. Bisa gak tim developer atau operasionalnya diganti dengan yang lebih kompeten?

"Oh, dan jangan coba-coba bilang kalau statusnya normal, soalnya banyak nasabah lain juga ngeluh di timeline kalian.”

Keluhan serupa juga datang dari nasabah yang merasa dipaksa pindah dari aplikasi lama BSI Mobile ke BYOND.

Waktu awal ada Byond, disuruh pindah mulu sama BSI. Sekarang penyakitnya byond error mulu, ganggu orang dagang,” tulis pengguna lain.

Lonjakan transaksi membuat sistem terganggu

Menanggapi hal ini, Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, menjelaskan gangguan terjadi karena adanya proses optimalisasi sistem.

Baca Juga: Tips Ajeng Kamaratih untuk Ikut Aksi Perjuangan Rakyat: “Sebarkan Info Valid, Itu Sudah Politik Action”

Menurutnya, lonjakan transaksi pada awal bulan membuat kinerja sistem terganggu.

“Untuk sementara, nasabah bisa bertransaksi melalui channel lain seperti BSI Mobile, ATM BSI, Agen BSI, atau BSI Netbanking,” kata Wisnu, dikutip dari CNBC Indonesia.

Ia juga mengingatkan agar nasabah selalu waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan BSI.

“Jangan pernah memberikan PIN, OTP, atau password kepada siapa pun, termasuk pegawai BSI,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: CNBC Indonesia, Tempo.co

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X