Karena tumbler hilang di KRL tetap tidak ditemukan, Argi mencoba mencari jalan tengah dengan menawarkan untuk mengganti barang yang hilang tersebut.
“Tetapi penumpang tsb bersikeras untuk ingin barang tsb ada, dan penumpang tsb melanjutkan perjalanannya naik KRL kembali..setelah itu saya mengirim pesan whatshap kepada penumpang tsb dengan tujuan menemukan titik temu dan meminta permintaan maaf atas kelalaian yang saya lakukan karna tidak mengecek barang tsb,” tulis Argi.
Rupanya, Anita dan Alvin tetap tidak menerima tawaran dari Argi. Mereka bersikeras agar kasus ini diproses oleh KAI. Alvin juga meminta agar dilakukan pengecekan CCTV.
Argi mengatakan bahwa CCTV bisa dicek apabila ada surat kehilangan dari pihak kepolisian dan izin dari pusat CCTV stasiun.
Baca Juga: Museum Macan Membuka Lowongan Kerja General Admin Accounting, Pengalaman 1 Tahun Boleh Ngelamar!
“Apakah kebijakan saya kepada bapak untuk siap menggannti Tumbler yang hilang masih kurang ?” demikian isi chat Argi pada Alvin.
“Saya siap pak untuk mendampingi untuk melakukan cek cctv mulai dari surat kehilangan kehilangan dari stasiunnya (jangan sampai hilang ya pak).
“Dan kita buat juga surat kelihangan dari kepolisian setelah itu kita ke stasiun Juanda untuk melakukan cek cctv nya 19.01.”
Namun, chat dari Argi tidak ditanggapi oleh Alvin Harris maupun Anita Dewi. Oleh karena Anita menuliskan utasnya dengan menandai akun @KAI121, pihak KAI melanjutkan pesan tersebut pada akun KAI Commuter @commuterline.
Peristiwa tumbler hilang di KRL ini berakhir dengan dipecatnya Argi oleh KAI pada Selasa (25/11/2025).
Artikel Terkait
Pemerintah Janji Tegaskan Komitmen Tingkatkan Karier serta Kesejahteraan Atlet Indonesia
IKN Resmi Jadi Ibu Kota Politik pada 2028, ASN Mulai Pindah di 2025
Berhenti Kerja Karena Alasan Keluarga, Ini Tips Menulis Surat Resign yang Tetap Profesional
Tips Memilih Asuransi Mobil Terbaik dan 5 Rekomendasinya, Biar Kamu Nggak Salah Pilih!
Lewat 'Kak Kev' yang Sok Ganteng, Luqman Hakim Sabet Creator of the Year TikTok Awards 2025
8 Hal yang Perlu Kamu Pertimbangkan Sebelum Memutuskan untuk Pindah-Pindah Kerja alias Job Hopping
Patrick Walujo Mundur dari Jabatan CEO GoTo, Benarkah demi Perlancar Proses Akuisisi Grab atas Gojek