Dari satu seri, Durhaim akhirnya mengembangkan berbagai seri lain termasuk untuk produk combat belt dan backpack yang semuanya menggunakan konsep taktis atau militer.
Siapa yang jadi sasaran produk Durhaim? Tentunya untuk anggota TNI/POLRI, karena menurut Durhaim mayoritas perlengkapan TNI/POLRI masih agak tertinggal dibandingkan negara lain.
Verrell sendiri sepertinya memakai seri Cobra Multicam Black yang dirancang untuk membawa pelat balistik keras. Vest dengan harga Rp1,9 juta itu dilengkapi beberapa pouch tempel di sisi depan, atas bawah dan samping. Gunanya untuk menyimpan magazine (peluru), peralatan medis, serta berbagai tools lainnya.
Baca Juga: Aceh Porak-Poranda Diterjang Banjir Bandang: Empat Kampung Hilang, Akses Darat Terputus
Lalu, dari mana Verrell Bramasta memperoleh tactical vest seberat 2,25 kilogram tersebut?
Verrel mengaku mendapat vest itu dari seorang teman yang merupakan anggota TNI Angkatan Laut (AL).
"Rompi taktis ini tidak dilengkapi pelat balistik, dan fungsinya untuk membawa perlengkapan kebutuhan," kilahnya.
Iya, deh.
Artikel Terkait
8 Buah-buahan yang Mengandung Protein Tinggi
Mikirin Baju Kerja Aja Sering Bikin Karyawan Baru Jadi Cemas. Nih, Tips Milih Outfit buat ke Kantor!
Basarnas Ungkap Skala Besar Bencana Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Awkward Banget! Baru Mulai Syuting Sugar Baby, Winky Wiryawan dan Davina Karamoy Take Adegan 'Panas'
Gunakan Emphaty Taking Agar Punya Keputusan yang Lebih Manusiawi dan Kontekstual
Garin Nugroho Dianugerahi Gelar Officier des Arts et des Lettres: Penghargaan Tinggi Prancis untuk Maestro Sinema Indonesia
12 Skill atau Keterampilan Yang Wajib Dimiliki Seorang Content Creator Specialist!