PejuangKantoran.com - Istri dari komika sekaligus pembawa acara Pandji Pragiwaksono menunjukkan reaksi emosional di media sosial setelah anak mereka menjadi sasaran perundungan (bullying) oleh netizen.
Ungkapan kemarahan ini muncul sebagai respons atas komentar-komentar negatif yang ditujukan kepada buah hati mereka, sehingga menarik perhatian publik luas.
Dalam unggahan yang dibagikan, sang istri tidak menahan kekesalannya terhadap perilaku warganet yang dianggap telah melewati batas. Dia menegaskan bahwa anak-anak seharusnya tidak dijadikan target kritik atau ejekan, apalagi oleh orang dewasa, karena bisa berdampak pada kesehatan mental dan emosional mereka.
Baca Juga: Lisa Blackpink bakal Jadi Artis K-pop Pertama yang Menjadi Presenter di Golden Globes 2026
Aksi tersebut muncul beberapa waktu setelah kasus stand-up comedy Pandji Pragiwaksono, Mens Rea menuai sorotan dan kontroversi publik.
Sikap keluarga terhadap komentar netizen ini mencerminkan bagaimana permasalahan di ranah publik bisa berimbas langsung pada kehidupan pribadi, terutama terhadap keluarga dan anak.
Reaksi istri Pandji juga memicu respons dari sejumlah netizen lain, ada yang mendukung dan mengecam tindakan bully, sementara sebagian lagi mengingatkan pentingnya membedakan pendapat dengan perilaku menyakiti orang lain secara langsung.
Baca Juga: Menjadi Comica Seperti Pandji Pragiwaksono Itu Tak Mudah. Berikut Keterampilan yang Wajib Dipunyai
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa meskipun tokoh publik sering menjadi sorotan, anak-anak mereka tetap berhak atas privasi, rasa aman, dan perlindungan dari komentar yang menjatuhkan atau merendahkan. Undang-undang perlindungan anak serta etika digital kerap disebut sebagai dasar pentingnya menjaga tutur kata di ruang daring, terutama ketika hal itu melibatkan figur keluarga selebritas.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan lanjutan dari Pandji Pragiwaksono sendiri mengenai langkah yang akan ditempuh menyikapi persoalan ini. Namun, dukungan dari berbagai pihak mengalir agar semua pihak lebih berhati-hati dalam berkomentar di media sosial demi menciptakan ruang digital yang lebih sehat.
Artikel Terkait
Menjelang Ramadan 2026, Ada Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Indonesia
Lebih dari Separuh Orang Dewasa Tak Mendapat Teman Baru, Punya Keluarga pun Tetap Kesepian!
Karyawan di Sektor Padat Karya dengan Gaji hingga Rp10 Juta per Bulan Bebas Potongan PPh 21
Doraemon Berhenti Tayang di RCTI setelah 37 Tahun Mengudara. Siapa Sih Pengisi Suaranya?
Konflik Politik Makin Tegang dengan Amerika Serikat, Toyota Minta Karyawannya di Venezuela WFH Sementara
Ikut Nonton Show 'Mens Rea', Ahok: 'Waduh Gila Deh, Pandji Pragiwaksono Nekad Banget!'
OpenAI Luncurkan ChatGPT Health, Dorong Pengguna untuk Menghubungkan Rekam Medis Mereka
Coca-Cola Umumkan PHK 75 Pegawai di Atlanta, Berlaku Februari 2026
Lisa Blackpink bakal Jadi Artis K-pop Pertama yang Menjadi Presenter di Golden Globes 2026
Grok Matikan Fitur Image Generator usai Dikecam soal Konten Seksual dan Kekerasan pada Perempuan