Spanyol Resmi Luncurkan Visa Digital Nomad: Kesempatan Emas Bagi Remote Worker Global

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Selasa, 17 Februari 2026 | 14:15 WIB
Ilustrasi: Menjadi pekerja digital nomad ternyata tidak selalu menyenangkan, rasa kesepian juga akan sering dirasakan. (Freepik/Benzoix)
Ilustrasi: Menjadi pekerja digital nomad ternyata tidak selalu menyenangkan, rasa kesepian juga akan sering dirasakan. (Freepik/Benzoix)

PejuangKantoran.com - Spanyol kini semakin membuka pintu bagi pekerja jarak jauh di seluruh dunia dengan secara resmi memperkenalkan Digital Nomad Visa, sebuah izin tinggal yang dirancang khusus untuk pekerja remote, freelancer, dan entrepreneur internasional yang ingin hidup dan bekerja dari Spanyol secara legal sekaligus menikmati gaya hidup yang seimbang antara kerja dan liburan.

Visa Digital Nomad Spanyol memberikan izin tinggal hingga satu tahun bagi pekerja remote dari luar Uni Eropa yang bekerja untuk perusahaan atau klien di luar Spanyol. Setelah periode awal ini, pemegang visa dapat mengajukan perpanjangan izin tinggal dan bahkan memperoleh izin tinggal jangka panjang hingga lima tahun, serta membuka peluang menuju residensi permanen setelah lima tahun tinggal terus-menerus.

Visa ini diatur oleh hukum Spanyol terkait dukungan bagi pengusaha dan pekerja internasional, yang membuatnya menjadi jalur resmi bagi digital nomad untuk menetap di negara dengan budaya kaya, iklim hangat, dan kualitas hidup tinggi.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Sebut THR ASN Bakal Cair Awal Bulan Ramadan

Salah satu daya tarik besar dari Visa Digital Nomad adalah fleksibilitasnya. Pemegang visa dibolehkan bekerja secara remote untuk perusahaan luar negeri, dan dalam kondisi tertentu juga bisa bekerja sebagian kecil untuk perusahaan di Spanyol (asalkan tidak melebihi 20% dari total aktivitas profesional).

Selain itu, visa ini tidak hanya memberi izin tinggal, tetapi juga memberi kesempatan bagi pemohon untuk mengundang anggota keluarga terdekat seperti pasangan dan anak-anak untuk ikut menetap bersama, membuatnya ideal tidak hanya bagi solo nomad tapi juga bagi keluarga yang ingin menjalani kehidupan di Spanyol.

Pemerintah Spanyol turut menyediakan insentif pajak bagi pemegang Visa Digital Nomad, yang menjadi salah satu alasan utama visa ini menarik bagi profesional global. Di bawah rezim pajak tertentu, pekerja remote bisa menikmati tarif pajak tetap sebesar 24% atas penghasilan kerja hingga €600.000 per tahun,  jauh lebih rendah dibandingkan tarif pajak progresif biasa yang bisa mencapai 47% di Spanyol.

Baca Juga: Buat Fresh Graduate, Nih Lowongan Kerja Creative Studio Assistant di Howel and Co Indonesia!

Program ini juga melibatkan penurunan persyaratan untuk akses tarif pajak non-residen yang sebelumnya menetapkan periode tidak tinggal di Spanyol selama 10 tahun, kini dipersingkat menjadi 5 tahun untuk memenuhi syarat tarif pajak khusus ini.

Meskipun demikian, aturan pajak bisa berbeda tergantung status pekerja, jenis pekerjaan, dan apakah penghasilan dianggap bersumber dari Spanyol atau luar Spanyol, sehingga pemohon biasanya disarankan untuk memahami kewajiban pajak secara mendalam atau berkonsultasi dengan ahli sebelum pindah.

Mengapa Spanyol Menjadi Magnet Digital Nomad?

Spanyol bukan sekadar menawarkan izin tinggal untuk remote worker: negara ini juga dikenal sebagai destinasi yang nyaman dan “ramah nomad”. Faktor-faktor yang membuat Spanyol menarik meliputi:

  • Budaya yang kaya dan gaya hidup santai

  • Infrastruktur modern termasuk internet cepat

  • Biaya hidup yang relatif lebih terjangkau dibanding banyak negara Eropa Barat

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X